Insecure dalam Perspektif Al-Qur'an (Studi Tafsir Tematik)

Nurfadilah, Nurfadilah (2025) Insecure dalam Perspektif Al-Qur'an (Studi Tafsir Tematik). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

This is the latest version of this item.

[thumbnail of SKRIPSI Nurfadilah_IAT.pdf]
Preview
Text
SKRIPSI Nurfadilah_IAT.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Berbicara mengenai perasaan insecure memang selalu menarik diperbincangkan. Karena pada zaman modern ini sering sekali orang mengalami insecure. Insecure merupakan perasaan yang muncul dari emosi yang dialami seseorang yang merasa dirinya lebih rendah dari orang lain. Perasaan insecure sering kali ditandai dengan kurangnya kepercayaan diri dan kecemasan terhadap penilaian orang lain yang dapat berdampak serius pada kesejahteraan mental dan emosional individu. Hal ini dapat dipengaruhi oleh dua faktor, ada faktor internal dan eksternal. Faktor internal di antaranya penampilan fisik dan konsep diri. Sedangkan faktor eksternal di antaranya pendidikan dan lingkungan, lingkungan mencakup lingkungan keluarga dan masyarakat. Maka dari itu, diperlukan upaya penanganan bagi seseorang yang mengalami tingkat insecure yang tinggi, agar mereka mampu meningkatkan rasa percaya diri dan mengembangkan potensi dirinya.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan konsep insecure dalam Al-Qur`an, mengetahui penafsiran ayat-ayat insecure, dan bagaimana solusi Al-Qur`an mengenai perasaan insecure. Penelitian ini menggunakan metode tematik yang pembahasannya mengarah pada tema tertentu, kemudian dicari pandangan Al-Qur`an terhadap tema yang dibahas.
Adapun hasil dari penelitian ini yaitu insecure dalam Al-Qur`an di jelaskan melalui kata khauf, huzn, halu`a serta nadzimin. Kata tersebut terdapat didalam metode tafsir tematik. Tetapi perlu diketahui bahwa tidak semua kata tersebut mempunyai makna insecure, karena dalam bahasa arab terdapat banyak kata dengan makna serupa (muradif). Di antara ayat tersebut adalah pada kata khauf terdapat dalam QS. Al-A`raf ayat 59, QS. Thaha ayat 77, QS. Al-Qashash ayat 7, QS. Yusuf ayat 13, QS. Yunus 62, QS. An-Nisa ayat 128, QS. Hud ayat 70. Sedangkan kata huzn terdapat dalam QS. A-Taubah ayat 40, Al-Baqarah ayat 155 dan QS. Al-Ankabut ayat 33. Pada kata halu`a terdapat dalam QS. Al-Ma`arij ayat 19 dan kata nadzimin terdapat dalam QS. Al-Maidah ayat 27-31. Adapun solusi yang diberikan Al-Qur`an terkait perasaan insecure di antaranya, yang pertama, meningkatkan keimanan dan ketakwaan yaitu dengan melakukan ibadah wajib maupun sunnah misalnya melaksanakan shalat, berdzikir, dan bersedekah. Kedua, bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah swt. Ketiga, sabar dalam menghadapi cobaan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Zahrul Fata
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Ilmu Al Qur’an dan Tafsir
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 23 May 2025 02:01
Last Modified: 23 May 2025 02:01
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32725

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item