Bahasa Kasar (Abusive Language) Ditinjau Dari Pola Asuh Orang Tua

Putri Zdurotul Farida, Ellya (2025) Bahasa Kasar (Abusive Language) Ditinjau Dari Pola Asuh Orang Tua. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of SKRIPSI_ELLYA PUTRI ZDUROTUL FARIDA_203210062_PGMI 2021.pdf]
Preview
Text
SKRIPSI_ELLYA PUTRI ZDUROTUL FARIDA_203210062_PGMI 2021.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Farida, Ellya Putri Zdurotul. 2025. Bahasa Kasar (Abusive Language) Ditinjau Dari Pola Asuh Orang Tua. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Dosen Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Evi Muafiah, M.Ag.

Kata Kunci: Bahasa Kasar (Abusive Language), Pola Asuh, Orang Tua.

Bahasa merupakan alat berkomunikasi antar individu dalam kehidupan melaui indra ucap manusia. Bahasa memiliki peran yang sangat krusial dalam kehidupan manusia. Penggunaan bahasa yang baik maupun yang kurang baik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Permasalahan tentang penggunaan bahasa kasar (Abusive Language) merupakan permasalahan yang sering muncul dikalangan remaja, akan tetapi dikalangan anak-anak juga sudah mengenal bahasa kasar (Abusive Language)khususnya dikalangan peserta didik tingkat Madrasah. Peserta didik mengenal Bahasa kasar (Abusive Language) dari lingkungan keluarga, lingkungan bermain, kurangnya pengawasan dan kontrol dari pola asuh orang tua yang kurang tepat. Oleh sebab itu, diperlukan pola asuh orang tua yang tepat untuk meminimalisir bahasa kasar (Abusive Language) berkembang dikalangan peserta didik tingkat Madrasah.

Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk 1) Mendeskripsikan bentuk bahasa kasar (Abusive Language) di lokasi penelitian, 2) Mendeskripsikan Bahasa kasar (Abusive Language) ditinjau dari pola asuh orang tua Permissif dan Authoritarian (Otoriter), serta 3) Mendeskripsikan Faktor yang mempengaruhi munculnya bahasa kasar (Abusive Language) selain dari pola asuh orang tua.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metodelogi penelitian kualitatif yang disesuaikan dengan fakta yang ada di lapangan dengan menggunakan tipe penelitian studi kasus untuk memberikan gambaran terperinci.

Hasil penelitian ini adalah 1) Bentuk bahasa kasar (Abusive Language) di lokasi penelitian yaitu mencangkup bentuk kondisi (Celeh, Anjrit, Cok, Joh),bentuk hewan (Asu atau Anjing), dan bagain tubuh (Mengacungkan jari tengah yang mengisyaratkan umpatan fuck). 2) Bahasa kasar (Abusive Language) ditinjau dari pola asuh orang tua, dikarenakan sebagain besar orang tua menggunakan pola asuh Permissif yang bersifat bebas dan kontrol orang tua yang lemah sehingga anak dapat mengenal dengan mudah bahasa kasar (Abusive Language) dari berbagai faktor dan Authoritarian (Otoriter) cenderung tegas dan kontrol tinggi akan membuat anak lebih dapat diatur ketika berada di rumah akan tetapi akan memberontak ketika di luar rumah. Selain itu, didapati orang tua yang ketika emosi atau marah tidak sengaja menggunakan bahasa kasar (Abusive Language), dapat mempengaruhi anak untuk menggunakan bahasa kasar (Abusive Language) di lingkungan sosial anak, dalam lingkup candaan atau percakapan dengan teman- temannya. 3) Faktor yang mempengaruhi munculnya bahasa kasar (Abusive Language) selain dari pola asuh orang tua, juga dapat diperoleh dari lingkungan keluarga, lingkungan pertemanan, lingkungan tempat tinggal, dan media sosial.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Evi Muafiah
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 27 May 2025 05:28
Last Modified: 27 May 2025 05:28
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32858

Actions (login required)

View Item View Item