Ramadhan, Muhammad Lutfi Hakim (2025) Analisis Komparasi Kinerja Keuangan Exchange Traded Fund Syariah dan Reksadana Syariah pada Pasar Modal Syariah. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
401210201_Muhammad Lutfi Hakim Ramadhan_Ekonomi Syariah.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Perkembangan pasar modal syariah mengalami peningkatan seiring dengan
pertumbuhan ekonomi syariah yang semakin dinamis dan kompleks. Hal ini
menunjukkan peningkatan minat masyarakat terhadap investasi yang berprinsip
syariah.Meskipun investor dan pelaku pasar kurang memahami prinsip-prinsip sya
riah, yang merupakan salah satu kendala utama yang dihadapi pasar modal syariah.
Meskipun minat meningkat, sebagian besar orang belum memahami sepenuhnya
aturan dan prinsip-prinsip yang mengatur investasi syariah. Hal ini dapat
menyebabkan investor potensial kurang percaya terhadap investasi syariah.
Reksadana syariah dan Exchange Traded Funds (ETF) syariah adalah dua
instrumen investasi yang populer di pasar modal syariah. Keduanya menawarkan
opsi investasi yang mengutamakan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dan
menawarkan keuntungan finansial. Ada beberapa perbedaan signifikan yang
membuat masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan tersendiri. Untuk
membandingkan hasil analisis dari ETF (Exchange Traded Fund) syariah dan
Reksadana syariah, memerlukan pendekatan sistematis dengan data yang akurat.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan komparatif, deskriptif
berarti mengumpulkan data kinerja, laporan tahunan, informasi terkait dari kedua
jenis instrumen, dan menggunakan statistik deskriptif untuk menguraikan data.
Komparatif berarti menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan secara
likuiditas, efisiensi, profitabilitas, rentabilitas, dan tingkat risiko. Analisis
komparasi ini digunakan untuk mengidentifikasi perbedaan signifikan antara ETF
syariah dan Reksadana syariah.
Hasil penelitian ini menunjukkan dalam hal likuiditas ETF syariah lebih
unggul karena dapat diperdagangkan di bursa kapan saja. Selain itu ETF syariah
lebih unggul dalam hal efisiensi karena biaya rendah, transaksi real-time,
transparansi tinggi, dan eksekusi cepat. Sedangkan Reksadana syariah lebih cocok
untuk investor yang mengandalkan manajemen profesional dan tidak terlalu
mempermasalahkan kecepatan serta biaya. Reksadana syariah yang dikelola aktif
untuk mengalahkan indeks, berpotensi menghasilkan return lebih tinggi dibanding
ETF syariah tergantung pada kemampuan manajer investasi. Exchange Traded
Fund syariah cenderung memiliki risiko operasional dan manajerial yang lebih
tinggi karena harga bisa sangat fluktuatif seperti saham. Sedangkan Reksadana
syariah lebih stabil dari sisi harga, namun lebih bergantung pada manajer investasi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Shinta Maharani |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 28 May 2025 03:56 |
| Last Modified: | 28 May 2025 03:56 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32890 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
