Abadiyah, Sya'adatul (2025) Ketahanan Keluarga Pada Pasangan Suami Istri Yang Tidak Memiliki Anak (Studi Kasus Di Desa Botok Kecamatan Karas Kabupaten Magetan). Masters thesis, IAIN PONOROGO.
Preview |
Text
503230015_Sya'adatul Abadiyah_HKI.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK
Sya’adatul Abadiyah. 2025. Ketahanan Keluarga Pada Pasangan Suami Istri yang Tidak Memiliki Anak (Studi Kasus di Desa Botok Kecamatan Karas Kabupaten Magetan). Tesis. Program Magister Prodi Hukum Keluarga Islam Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Dr. Hj. Rohmah Maulidia, M.Ag., dan Dr. Umi Rohmah, M.Pd.I.
Kata Kunci: Ketahanan Keluarga, Anak, Dampak Psikologis.
Penelitian ini dilatarbelakangi dari fenomena pasangan suami istri yang tidak memiliki anak di Desa Botok, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan. Pada umumnya, pasangan suami istri yang telah menikah memiliki eksistensi terkait fungsi biologis dengan melahirkan anak untuk mewujudkan Hifdzu Nashl (menjaga keturunan). Namun, meskipun tidak memiliki anak, pasangan-pasangan ini mampu menjaga keutuhan keluarga selama beberapa tahun.
Penelitian ini bertujuan ingin mendiskripsikan dan menganalisis lebih dalam bagaimana profil ketahanan keluarga pasangan suami istri yang tidak memiliki anak, faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan keluarga yang tidak memiliki anak serta dampak psikologi ketahanan keluarga pada pasangan suami istri yang tidak memiliki anak.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data wawancara dalam penelitian ini antara lain Pasangan Suami Istri yang tidak memiliki anak, Asisten Rumah Tangga dan Tetangga. Sedangkan analisis data menggunakan teknis analisis data dari Milles Hubarman dan Saldana, yaitu pengumpulan data, kondensasi, penyajian, dan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan 1) profil ketahanan keluarga pada pasangan suami istri yang tidak memiliki anak tercermin berdasarkan 3 aspek yaitu ketahanan fisik, psikologis, dan sosial., 2) factor ketahanan keluarga dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal seperti nilai agama, kesetiaan terhadap pasangan, komunikasi yang baik, dan meluangkan waktu untuk berlibur. Faktor eksternal seperti dukungan dari keluarga besar, komunitas, pandangan masyarakat yang positif, serta peran ART., dan 3) dampak psikologis anggota keluarga: meningkatkan resiliensi psikologi keluarga, mengurangi stress, dan mencapai keseimbangan serta kebahagiaan.
ABSTRACT
Sya’adatul Abadiyah. 2025. Family Resilience in Childless Couples (Case Study in Botok Village, Karas District, Magetan Regency). Thesis. Master Program in Islamic Family Law Postgraduate Program, State Islamic Institute (IAIN) Ponorogo. Advisors: Dr. Hj. Rohmah Maulida, M.Ag., and Dr. Umi Rohmah, M.Pd.I.
Keywords: Family Resilience, Children, Psychological Impact.
This research is based on the phenomenon of childless couples in Botok Village, Karas District, Magetan Regency. In general, married couples have an existence related to biological functions by giving birth to children to realize Hifdzu Nashl (maintaining descendants). However, despite not having children, these couples are able to maintain the integrity of the family for several years.
This study aims to describe and analyze in more depth the resilience profile of childless married couples, the factors that influence the resilience of childless families and the psychological impact of family resilience on childless married couples.
This study uses a qualitative approach. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. Sources of interview data in this study include married couples who do not have children, household assistants and neighbors. While data analysis uses data analysis techniques from Milles Hubarman and Saldana, namely data collection, condensation, presentation, and conclusions.
The results of this study indicate 1) the profile of family resilience in childless couples is reflected in 3 aspects, namely physical, psychological, and social resilience., 2) factors influenced by internal and external factors. Internal factors such as religious values, loyalty to partners, good communication, and taking time to vacation. External factors such as support from the extended family, community, positive views of society, and the role of household helpers., and 3) psychological impacts on family members: increasing family psychological resilience, reducing stress, and achieving balance and happiness.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Rohmah Maulidia, Umi Rohmah |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Studi Magister al-Ahwal al-Syakhshiyyah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 05 Jun 2025 02:02 |
| Last Modified: | 05 Jun 2025 02:02 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33091 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
