Iswanto, Khoirul Hadi (2025) pandangan peserta bimbingan remaja usia sekolah tentang pernikahan dini di kecamatan bungkal kabupaten ponorogo. Masters thesis, IAIN PONOROGO.
Preview |
Text
503230003_Khoirul Hadi Iswanto_HKI.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK
Iswanto, Khoirul Hadi. 2025. Pandangan Peserta Bimbingan Remaja Usia Sekolah Tentang Pernikahan Dini di Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo. Tesis. Program Studi Hukum Keluarga Islam, Pascasarjana IAIN Ponorogo. Pembimbing 1: Prof. Dr. Miftahul Huda, M.Ag. Pembimbing 2: Dr. Rohmah Maulidia, M.Ag
Kata Kunci: Pernikahan Dini, Remaja Usia Sekolah, Pandangan, BRUS,
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pandangan peserta Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, terhadap pernikahan dini, menganalisis faktor-faktor yang melatarbelakangi pandangan tersebut, serta menelaah implikasi dari pandangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan Focus Group Discussion (FGD) kepada peserta BRUS.
Hasil penelitian menunjukkan dua kelompok pandangan. Pertama, kelompok yang menolak pernikahan dini beralasan bahwa pernikahan di usia muda berpotensi menghambat pendidikan dan karier, menimbulkan risiko psikologis, ekonomi, dan meningkatkan kemungkinan perceraian. Kedua, kelompok yang mendukung beranggapan bahwa pernikahan dini dapat menjadi solusi atas kehamilan di luar nikah, meningkatkan kemandirian, serta memberikan perlindungan dari pergaulan bebas. Pandangan peserta dipengaruhi faktor kesiapan emosi dan mental, ekonomi dan pendidikan, keluarg dan lingkungan, media sosial dan teknologi, serta budaya danagama
Implikasi dari perbedaan pandangan ini mencakup tiga aspek utama: (1) pendidikan dan karier, (2) perilaku seksual dan norma sosial, serta (3) stabilitas sosial dan dinamika masyarakat. Kelompok yang menolak pernikahan dini cenderung mendukung pendidikan lanjut dan transformasi sosial, sementara kelompok yang mendukung lebih berpihak pada stabilitas ekonomi dan pelestarian nilai-nilai tradisional.
Penelitian ini merekomendasikan pentingnya edukasi yang menyeluruh terkait kesiapan mental, emosional, dan finansial sebelum menikah. Program BRUS perlu dilanjutkan dengan pendekatan yang lebih kolaboratif, melibatkan tenaga ahli, psikolog, dan tokoh agama untuk mengubah pola pikir masyarakat secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | 1. Miftahul Huda 2. Rohmah Maulidia |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Studi Magister al-Ahwal al-Syakhshiyyah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 05 Jun 2025 04:12 |
| Last Modified: | 05 Jun 2025 04:12 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33112 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
