Efektivitas Program Ponorogo Makmur BAZNAS Ponorogo Dalam Mengentaskan Kemiskinan Untuk Mendukung Pencapaian SDGs

Agustin, Lia (2025) Efektivitas Program Ponorogo Makmur BAZNAS Ponorogo Dalam Mengentaskan Kemiskinan Untuk Mendukung Pencapaian SDGs. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of 403210008_LIA AGUSTIN_MANAJEMEN ZAKAT DAN WAKAF.pdf]
Preview
Text
403210008_LIA AGUSTIN_MANAJEMEN ZAKAT DAN WAKAF.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) oleh BAZNAS Ponorogo melalui Program Ponorogo Makmur dalam upaya pengentasan kemiskinan dan mendukung pencapaian SDGs. Fokus kajian meliputi efektivitas program, faktor pendukung dan penghambat, serta upaya BAZNAS mengatasi tantangan pelaksanaan. ZIS memiliki potensi besar jika dikelola secara optimal, terutama dalam program ekonomi produktif. Hal ini dapat mempercepat tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan. Namun, realisasi anggaran untuk Program Ponorogo Makmur masih rendah dibandingkan program lainnya.Jumlah penerima manfaat pun hanya mencapai 214 mustahik. Secara teori program ini di duga efektif, namun pelaksanaannya belum maksimal.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research).Data dikumpulkan melalui wawancara dengan staf BAZNAS dan penerima manfaat program. Observasi dilakukan untuk melihat langsung pelaksanaan Program Ponorogo Makmur. Dokumentasi digunakan sebagai pelengkap untuk memperkuat data yang diperoleh. Sumber data pada penelitian ini di peroleh dari hasil wawancara dengan pihak BAZNAS, Undang-Undang No.23 Tahun 2011,serta beberapa sumber referensi dari buku dan tinjauan literatur lainnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sesuai dengan teori menurut Gibson, Program Ponorogo ini efektif untuk mengentaskan kemiskinan. Akan tetapi, jika dilihat dari target BAZNAS dalam hal membantu mengentaskan kemiskinan sebesar 10% dari total kemiskinan, Program Ponorogo Makmur belum efektiv karena cangkupan penerima manfaat masih sangat jauh dari 10% walaupun pada setiap tahunya mengalami peningkatan jumlah penerima. Faktor pendukung program meliputi motivasi yang kuat dari mustahik, dan adanya dukungan pemerintah melalui peraturan Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 dan Peraturan Undang-Undang Pasal 16, 17, No. 38 Tahun 1999. Faktor penghambat program adalah anggaran dan wilayah yang sulit dijangkau. Upaya BAZNAS untuk mengatasi kendala yang ada adalah dengan menambah dana untuk Program Ponorogo Makmur dan berusaha menyediakan sarana-prasarana yang memadai.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Fibrianis Puspita Anhar
Subjects: 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 10 Jun 2025 02:18
Last Modified: 10 Jun 2025 02:18
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33184

Actions (login required)

View Item View Item