Umi Khoirul, Jannah (2025) Pernikahan di bawah umur perspektif struktural fungsional (studi kasus di kecamatan tumbang titi kabupaten ketapang kalimantan barat). Masters thesis, Iain Ponorogo.
Preview |
Text
503230021_UMI KHOIRUL JANNAH_HUKUM KELUARGA ISLAM.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Jannah, Umi Khoirul, 2025. Pernikahan Di bawah Umur Perspektif Struktural Fungsional (Studi Kasus di Kecamatan Tumbang Titi Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat). Tesis. Program Studi Hukum Keluarga Islam Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Prof. Dr. Miftahul Huda, M.Ag dan Dr. Hj. Rohmah Maulidia, M.Ag.
Kata Kunci/Keyword: Pernikahan di bawah umur, struktural fungsional, Teori AGIL.
Penelitian ini dilatarbelangkangi oleh keresahan peneliti terkait angka pernikahan dini yang sangat melonjak di kecamatan Tumbang Titi Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. Banyak anak-anak yang putus sekolah kemudian menikah di usia mereka yang terhitung masih sangat muda. Peneliti menelaah tekait, pertama, Bagaimana analisis struktural fungsional terhadap sebab-sebab terjadinya pernikahan dini di Kecamatan Tumbang Titi Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. Kedua, Bagaimana analisis struktural fungsional terhadap dampak terjadinya pernikahan dini di Kecamatan Tumbang Titi Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui: Analisis struktural fungsional terhadap sebab-sebab terjadinya pernikahan dini di Kecamatan Tumbang Titi Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. Analisis struktural fungsional terhadap dampak pernikahan dini di Kecamatan Tumbang Titi Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat.
Penelitian ini menggunakan teori struktural fungsional dimana dalam teori ini setiap individu atau elemen dalam suatu kehidupan memiliki peran dan tanggung jawab mereka masing-masing, apabila mereka tidak melakukan peran dan tugasnya maka mereka tidak akan mencapai tujuan yang telah mereka sepakati sebelumnya. Dalam penelitian ini peneliti juga memakai teori AGIL yang dicetuskan oleh Talcott Parsons dimana menurutnya apabila suatu sistem ingin mencapai tujuan yang mereka tentukan mka mereka harus memenuhi 4 unsur yaitu Adaptattion, Goal Attainment, Integration and Latency.
Temuan yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat banyak sekali penyebab seorang anak memilih untuk menikah di usia mereka yang masih sangat muda yaitu faktor ekonomi, pendidikan, sosial budaya dan juga agama. Dalam hal ini semua faktor-faktor tersebut saling berkaitan menyebabkan banyak anak yang memilih untuk menikah di usia dini. Masyarakat setempat juga cenderung membiarkan dan juga tidak memenuhi fungsi mereka sebagai kontrol sosial yang menyebabkan anak-anak merasa bahwa pernikahan dini adalah hal yang wajar dilakukan. Selain itu dampak pernikahan dini juga sangat dirasakan oleh para pelaku pernikahan dini, mereka cenderung berusaha semaksimal mungkin untuk ikut serta dalam masyarakat dalam mencapai tujuan yang telah masyarakat tentukan sebelumnya.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Miftahul Huda |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Studi Magister al-Ahwal al-Syakhshiyyah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 10 Jun 2025 02:20 |
| Last Modified: | 10 Jun 2025 02:20 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33187 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
