Wardani, Aprilia Etika (2025) Pengembangan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik Melalui Ekstrakurikuler Keagamaan (Studi Multi Situs MIN 3 Ponorogo dan MIS Al-Basyariyah. Masters thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
505230054-APRILIA ETIKA WARDANI-PAI.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan aspek spiritual peserta didik, bukan hanya terfokus pada pengembangan aspek kognitif dan ketrampilan akademik. Karena, seseorang yang memiliki kecerdasan kognitif yang tinggi, belum tentu memiliki kecerdasan spiritual yang tinggi juga. Oleh sebab itu, ekstrakurikuler keagamaan hadir sebagai media efektif untuk mengembangkan kecerdasan spiritual peserta didik. MIN 3 Ponorogo dan MIS Al-Basyariyah sebagai lokasi penelitian didasari oleh keunikan keduanya yang berhasil menorehkan prestasi di berbagai bidang keagamaan melalui ekstrakurikuler. Prestasi ini tidak lepas dari kecerdasan spiritual yang tinggi, yang mendorong peserta didik untuk menghayati dan mengamalkan nilai-nilai agama sekaligus berprestasi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan pengembangan kecerdasan spiritual siswa melalui ekstrakurikuler keagamaan di MIN 3 Ponorogo dan MIS Al-Basyariyah, menganalisis faktor pendukung dan penghambat pengembangan kecerdasan spiritual siswa melalui ekstrakurikuler keagamaan di MIN 3 Ponorogo dan MIS Al-Basyariyah dan untuk menganalisis implikasi pengembangan kecerdasan spiritual siswa melalui ekstrakurikuler keagamaaan di kedua madrasah tersebut.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus multi situs. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif.
Temuan yang diperoleh dari pelaksanaan pengembangan kecerdasan spiritual peserta didik melalui ekstrakurikuler ini menunjukkan bahwa Pengembangan kecerdasan spiritual di MIN 3 Ponorogo dan MIS Al-Basyariyah dilakukan melalui berbagai metode seperti pembiasaan, kolaboratif, penugasan, tauladan, hafalan, dan pembelajaran bertahap. Faktor pendukung pengembangan kecerdasan spiritual meliputi lingkungan sekolah yang profesional dan dukungan keluarga, sedangkan penghambat berasal dari kepribadian siswa dan kendala manajemen waktu serta jadwal sekolah yang padat. Ekstrakurikuler keagamaan di MIN 3 Ponorogo dan MIS Al-Basyariyah efektif membentuk karakter spiritual siswa seperti jujur, istiqomah, cerdas, amanah, tanggung jawab, dan tabligh.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Iswahyudi, Muh. Tasrif |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 11 Jun 2025 05:27 |
| Last Modified: | 11 Jun 2025 05:27 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33274 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
