model penanaman nilai-nilai pendidikan multikultural melalui pembelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti di smk pgri 2 ponorogo dan smkn 1 sooko ponorogo

Hidayah, Lulus Yulia (2025) model penanaman nilai-nilai pendidikan multikultural melalui pembelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti di smk pgri 2 ponorogo dan smkn 1 sooko ponorogo. Masters thesis, UIN Ponorogo.

[thumbnail of 505230041_Lulus Yulia Hidayah_Magister Pendidikan Agama Islam.pdf]
Preview
Text
505230041_Lulus Yulia Hidayah_Magister Pendidikan Agama Islam.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK
Yulia, Lulus.2025. Model Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMK PGRI 2 Ponorogo dan SMKN 1 Sooko Ponorogo. Tesis. Program Studi Pendidikan Agama Islam Pascasarjana IAIN Ponorogo.Pembimbing 1: Dr. Basuki M.Ag., Pembimbing 2: Dr. Sugiyar, M.Pd.I.

Kata Kunci: Model Pembelajaran; Penanaman Nilai; Pendidikan Multikultural; Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman suku, budaya, dan agama. Dalam konteks ini, pendidikan multikultural menjadi penting untuk membentuk generasi muda yang toleran dan mampu hidup berdampingan dalam perbedaan. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berperan penting dalam membentuk sikap multikultural. SMK PGRI 2 Ponorogo dan SMKN 1 Sooko Ponorogo, dengan latar siswa yang beragam, menjadi tempat yang tepat untuk meneliti model penanaman nilai multikultural melalui PAI.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model pembelajaran nilai nilai Pendidikan multikultural melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMK PGRI 2 Ponorogo dan SMKN 1 Sooko Ponorogo, faktor penghambat dan faktor pendukung model penanaman nilai Pendidikan multikultural melalui pembelajaran Pendidikan agama islam, beserta dampaknya terhadap peserta didik di SMK PGRI 2 Ponorogo dan SMKN 1 Sooko Ponorogo. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini adalah, di SMK PGRI 2 Ponorogo, model pembelajaran yang digunakan antara lain teacher-centered learning melalui metode ceramah, problem-based learning, cooperative learning, serta penggunaan teknologi melalui cerita pendek yang menggambarkan keberagaman, SMKN 1 Sooko Ponorogo menerapkan model pembelajaran direct instruction sebagai dasar pemahaman materi, metode jigsaw dalam pembelajaran kooperatif, problem-based learning, dan model contextual teaching and learning (CTL) yang mengaitkan materi dengan kehidupan nyata,meskipun masih menghadapi tantangan seperti kurangnya pemahaman siswa, resistensi dari pihak tertentu, dan keterbatasan media pembelajaran. Keberhasilan penanaman nilai multikultural dipengaruhi oleh peran guru, lingkungan sekolah, dan dukungan keluarga. Guru berperan sebagai teladan, sekolah menyediakan fasilitas pendukung, dan keluarga turut membentuk sikap inklusif siswa. Meski demikian, hambatan dari lingkungan pergaulan masih menjadi tantangan. pembelajaran PAI menjadi media strategis dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan kebhinekaan. Pendekatan yang kontekstual dan reflektif oleh guru mampu menumbuhkan kesadaran multikultural siswa sehingga mereka siap hidup damai dalam masyarakat yang beragam.

Item Type: Thesis (Masters)
Thesis Supervisor: Basuki dan Sugiyar
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Program Pascasarjana > Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 12 Jun 2025 01:19
Last Modified: 12 Jun 2025 01:19
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33301

Actions (login required)

View Item View Item