Farhani, Afnan Zumrotul Habib (2025) Analisis Putusan Hakim Pengadilan Agama Kabupaten Ponorogo Dalam Perkara Permohonan Dispensasi Kawin Perspektif Kaidah Akhaff Al-D{ararayn. Masters thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
503230041_AFNAN ZUMROTUL H. F._HKI.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini berawal dari kegelisahan penulis untuk memahami bagaimana proses hukum dalam permohonan dispensasi kawin di Pengadilan Agama Kabupaten Ponorogo dan sejauh mana keputusan hakim dalam hal ini memperhatikan prinsip kaidah akhaff al-d{ararayn (mengambil mudarat yang lebih ringanuntuk menghindari mudarat yang lebih besar). Dispensasi kawin, sebagai kebijakan hukum untuk memberikan kelonggaran bagi pasangan yang belum memenuhi syarat usia pernikahan, seringkali dihadapkan pada situasi yang kompleks dan penuh pertimbangan. Kaidah akhaff al-d{ararayn menjadi landasan penting dalam mengambil keputusan yang dapat menghindari mudarat yang lebih besar bagi pihak-pihak terkait.
Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu (1) bagaimana tinjauan kaidah akhaff al-d>{ararayn terhadap putusan Hakim Pengadilan Agama Kabupaten Ponorogo dalam perkara permohonan dispensasi kawin? dan (2) bagaimana implementasi Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) nomor 5 tahun 2019 tentang Pedoman Mengadili Permohonan Dispensasi Kawin dalam putusan Hakim Pengadilan Agama Kabupaten Ponorogo?.
Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan (library research) yaitu dengan mengkaji dan menganalisis dokumen resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Ponorogo berupa putusan hakim dalam perkara permohonan dispensasi kawin. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memperoleh pemahaman mendalam terhadap pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara permohonan dispensasi kawin. Secara khusus untuk menilai sejauh mana hakim mempertimbangkan aspek mudarat dan maslahat dalam perkara tersebut.
Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pada putusan nomor 241/Pdt.P/2023/Pa.Po, hakim telah memberikan putusan sesuai dengan kaidah akhaff al-d{ararayn. Menurut kaidah akhaff al-d{ararayn, mudarat yang ringan adalah dengan mengabulkan permohonan dispensasi kawin. Sedangkan dalam putusan nomor 416/Pdt.P/2021/Pa.Po, putusan hakim sudah memberikan putusan sesuai dengan kaidah akhaff al-d{ararayn yaitu menolak permohonan dispensasi kawin karena merupakan mudarat yang paling ringan. pertimbangan Kemudian, putusan Pengadilan Agama Kabupaten Ponorogo ini sudah menyesuaikan dengan regulasi PERMA no. 5 tahun 2019 baik secara prosedural maupun substansial.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Saifullah, Abid Rohmanu |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Studi Magister al-Ahwal al-Syakhshiyyah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 12 Jun 2025 01:27 |
| Last Modified: | 12 Jun 2025 01:27 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33311 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
