Astutiki, Wiji (2025) Tinjauan Hukum Islam Terhadap Interaksi Antara Ipar Dan Suami Dalam Novel Ipar Adalah Maut. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
Skripsi Etheses Wiji.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Astutik, Wiji 2025, Tinjauan Hukum Islam Terhadap Interaksi Antara Ipar Dan Suami Dalam Novel Ipar Adalah Maut. Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Dr. Abid Rohmanu, M.H.I
Kata Kunci/Keywords: Hukum Islam, Interaksi Bukan Mahram, Dampaknya
Berkaitan dengan masalah yang terjadi dalam novel Ipar Adalah Maut terkait dengan hancurnya rumah tangga Mbak Nisa dan Mas Aris yang disebabkan oleh hadirnya sosok adek ipar/adek kandung isteri yang berdampak pada kehidupan pernikahan mereka. Meskipun telah mengharmonisasikan keluarganya, namun rumah tangga Mbak Nisa dan Mas Aris tidak berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan ketika Rani sang adek iparnya berhasil merebut hawa nafsunya Mas Aris. Mas Aris sebagai sosok suami justru melakukan beberapa hal yang mengkhianati Mbak Nisa sebagai sosok isteri degan berakhirnya pisah rumah dan berdampak pada Raya/anaknya.
Rumusan malah dalam penelitian ada dua yakni, bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap interaksi antara ipar terhadap isteri dalam novel Ipar Adalah Maut.? Dan bagaimana dampak interaksi antara ipar dengan suami dalam novel Ipar Adalah Maut.?
Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian pustaka atau library research dengan pendekatan hukum Islam yaitu muharammat al muaqotah dan maqa>>s}id al- Usrah. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan melakukan teknik dokumentasi yaitu membaca dan menganalisis dokumen data terhadap novel Ipar Adalah Maut sebagai sumber pendukung penelitian ini. Analisis data dilakukan dengan memadukan teori hukum Islam dan data-data yang diperoleh langsung dari novel Ipar Adalah Maut.
Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkam dalam analisis maqa>s}id menyatakan bahwa sungguhpun harus terjadinya perceraian maka kemaslahatan anak tidak boleh dikesampingkan baik dari ibu maupun bapaknya. Pentingnya membatasi interaksi dengan keluarga atau biasa disebut dengan sadd al-dza>ri’ah yang artinya mencegah atau menutup sesuatu yang menjadi jalan kerusakan. Maqa>>s}id al-Usrah menekankan pentingnya mewujudkan ketenangan (sakinah), cinta dan kasih sayang (mawaddah wa rahmah) dalam keluarga. Kenyataanya di dalam keluarga ini seorang ipar tidak memahami batasan yang pantas demi menghormati ikatan pernikahan saudaranya. Oleh karena itu, pentingnya paham prinsip-prinsip hukum Islam dalam kehidupan rumah tangga dan menjaga batasan interkasi yang bukan marham tujuannya guna menciptakan keluarga yang sakinah mawwadah warohmah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Abid Rohmanu |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 12 Jun 2025 04:05 |
| Last Modified: | 12 Jun 2025 04:05 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33319 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
