Khasanah, Alvina Raudlatul (2025) Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Dalam Meningkatkan Kompetensi Sikap Spiritual Siswa Menggunakan Metode Pembiasaan Pada Siswa Kelas XI Di SMAN 1 Sambit Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
201210046_Alvina Raudlatul Khasanah_Pendidikan Agama Islam.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini berfokus pada pentingnya peningkatan kompetensi sikap spiritual siswa dalam konteks pendidikan agama islam. Sikap spiritual dianggap sebagai nilai perilaku yang mendasari interaksi individu dengan Tuhan, diri sendiri dan lingkungan sosial. Pembentukan sikap spiritual saat ini sangat penting untuk mengatasi masalah moral dan etika yang dihadapi generasi muda saat ini. untuk mengatasi hal tersebut sekolah sebagai lembaga pendidikan harus membantu mengatasi masalah tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) strategi guru pendidikan agama islam dalam meningkatkan kompetensi sikap spiritual siswa menggunakan metode pembiasaan siswa kelas XI SMAN 1 Sambit Ponorogo; (2) faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan strategi guru pendidikan agama islam dan budi pekerti dalam meningkatkan kompetensi sikap spiritual siswa menggunakan metode pembiasaan sisa kelas XI SMAN 1 Sambit Ponorogo; (3) implikasi strategi guru pendidikan agama islam dalam meningkatkan kompetensi sikap spiritual siswa menggunakan metode pembiasaan siswa kelas XI SMAN 1 Sambit Ponorogo
Adapun penelitian ini dirancang menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dari kepala sekolah, guru, siswa serta staf sekolah yang terlibat dalam kegiatan pembiasaan di sekolah. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisa Miles, Huberman dan Saldana meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil analisa penelitian menunjukkan bahwa, (1) strategi guru pendidikan agama islam dan budi pekerti dalam meningkatkan kompetensi sikap spiritual siswa menggunakan metode pembiasaan pada siswa kelas XI SMAN 1 Sambit Ponorogo melalui pembiasaan budaya 3S (Senyum, Sapa, Salam), kegiatan mengaji pagi, sholat dhuhur berjamaah di musholla sekolahan, jum’at beramal, peringatan hari besar islam. (2) Faktor pendukungnya yaitu motivasi dari guru, sarana prasarana yang mendukung. Faktor penghambat berasal dari diri peserta, dari lingkungan keluarga, dari lingkungan pendidikan kurang fasilitas dan kekurangan tenaga pendidik yang faham terhadap ilmu agama. (3) Implikasi dari kegiatan tersebut yaitu para siswa kelas XI memiliki kebiasaan untuk selalu tersenyum dan menyapa pada seluruh warga sekolah, memiliki kemampuan mengaji meskipun hanya surah-surah pendek dan mampu memahami artinya, sholat menjadi tepat waktu dan berjamaah, dan selalu terbiasa untuk melaksanakan kegiatan peringatan hari besar islam seperti isro’ mi’roj dan maulid nabi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Afif Syaiful Mahmudin |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 12 Jun 2025 05:51 |
| Last Modified: | 12 Jun 2025 05:51 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33330 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
