Taslim, Muslih (2025) Strategi Pengelolaan Tanah Wakaf Untuk Meningkatkan Pendapatan Berkelanjutan Masjid Thoriqul Jannah Talun Ngebel Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
Skripsi_M.Muslih Taslim_403210013.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Taslim, Muslih 2025. Strategi peingeilolaan tanah wakaf untuk meiniingkatkan peindapatan beirkeilanjutan Masjiid Thoriiqul Jannah Talun Ngeibeil Ponorogo. Skripsi 2025. Jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing, Prof. Iza Hanifuddin, M.Ag.,Ph.D.
Kata Kunci : Pengelolaan Wakaf, Strategi Agribisnis, Tanah wakaf
Masjiid Thoriiqul Jannah teirleitak dii Deisa Talun, Ngeibeil, Ponorogo deingan luas tanah wakaf produktiif 2.824 m2, meimiiliikii beirbagai keiuniikan dan tantangan dalam peingeilolaan tanah wakaf. Peirtama, tanah wakaf tersebut belum diimanfaatkan seicara produktiif dan peimanfaatannya masih kurang optiimal seihiingga meiniimbulkan peirtanyaan terkait strateigi peingeilolaan dan poteinsi pendapatan yang dapat dihasilkan. Kedua, masih terdapat kurangnya pemahaman masyarakat terhadap aturan dan fungsi dari pemanfaatan tanah wakaf. Namun, secara bertahap nadzir, takmir dan warga mulai mencoba memanfaatkan tanah wakaf tersebut karena diyakini memiliki potensi untuk memberikan keuntungan dan pendapatan berkelanjutan.
Jenis peineiliitiian ini adalah penelitian kualiitatiif deiskriiptiif. Peineiliitiian deiskriiptiif meirupakan salah satu beintuk peineiliitiian yang paliing meindasar, yang beirtujuan untuk meindeiskriipsiikan atau meinggambarkan feinomeina yang ada, baiik yang beirsiifat alamii maupun yang meirupakan hasiil reikayasa manusiia.
Kesimpulan pertama, tanah wakaf awalnya memang kurang produktif. Oleh karena itu, nadzir, takmir dan warga berinisiatif mencari solusi hingga akirnya diputuskan untuk mengelola tanah wakaf melalui strategi agribisnis demi memberikan manfaat bagi masjid dan masyarakat. kedua, Strategi agribisnis dipilih karena sesuai dengan kondisi geografis dan sosial masyarakat yang mayoritas merupakan petani durian, petai, alpukat dan manggis, serta didukung oleh iklim yang sejuk dan tanah yang subur. Lokasi yang tidak jauh dari pemukiman warga juga mempermudah akses pengolahan dan distribusi. ketiga, Sebelum tanah wakaf dikelola, pemasukan masjid hanya bergantung pada kotak amal dan infak jamaah. Namun, setelah dikelola, masjid memperoleh pendapatan tambahan secara rutin dari hasil panen.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Iza Hanifuddin |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 13 Jun 2025 01:49 |
| Last Modified: | 13 Jun 2025 01:49 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33379 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
