Badruddin, Badruddin (2025) Pemenuhan Hak-Hak Anak Pada Pernikahan Jarak Jauh: Perspektif Undang-Undang Perlindungan Anak Dan Psikologi Anak (Studi Kasus di Ds. Kasihan Kec.Tegalombo Kab. Pacitan). Masters thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
UPLOAD ETESIS.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pernikahan jarak jauh yang didasari oleh faktor ekonomi memiliki dampak signifikan terhadap pola hubungan keluarga. Tidak hanya memengaruhi hubungan antara suami dan istri, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologi anak serta pemenuhan Hak-hak yang seharusnya mereka terima dalam keluarga. Tanpa disadari, terdapat Hak-hak anak yang kurang terpenuhi dalam keluarga dengan pola pernikahan jarak jauh..
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis praktik pemenuhan Hak Anak pada keluarga pernikahan jarak jauh. Dan juga menganalisis dampak praktik pemenuhan Hak Anak pada keluarga pernikahan jarak jauh terhdap perkembangan psikologis anak.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yang dimaksud penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data diskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari responden yang diamati. Data yang dikumpulkan berupa data primer yang berdasarkan wawancara secara langsung dari responden dan data sekunder dari buku-buku yang berkaitan dengan masalah yang ada di stesis ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua jarak jauh tetap berusaha memenuhi Hak-hak anak, yaitu hak atas hidup dan pendidikan dipenuhi dengan nafkah rutin dan dukungan sekolah, sementara perlindungan diberikan melalui pengasuhan kakek dan nenek. Meski komunikasi dilakukan secara rutin lewat telepon atau video call, keterbatasan fisik membuat kedekatan emosional anak dan orang tua tidak sekuat seharusnya. Usaha orang tua ini sudah sesuai dengan prinsip perlindungan anak dalam undang-undang, meski masih perlu ditingkatkan di aspek emosional. Dan Secara psikologis, anak tetap berkembang dengan baik. Ia mampu beradaptasi, ceria, dan tidak menunjukkan gangguan perilaku serius. Kedekatan emosional lebih banyak terbangun dengan kakek dan nenek yang merawat sehari-hari. Ini sejalan dengan teori psikologi yang menyebutkan bahwa anak bisa membentuk ikatan kuat dengan siapa pun yang memberikan perhatian dan rasa aman secara konsisten. Namun, harus diwaspadai potensi jarak emosional antara anak dan orang tua kandung di masa depan, yang bisa muncul jika komunikasi dan kunjungan tidak terus dijaga.
Kata Kunci : Hak-hak Anak; Pernikahan Jarak jauh; Psikologi Anak
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Rohmah Maulidia,Umi Rohmah |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Studi Magister al-Ahwal al-Syakhshiyyah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 15 Jun 2025 15:41 |
| Last Modified: | 15 Jun 2025 15:41 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33435 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
