Peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dalam Pengembangan Potensi Wisata Halal Di Puncak Gunung Bayangkaki Ponorogo

Prasetya, Andika Nur (2025) Peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dalam Pengembangan Potensi Wisata Halal Di Puncak Gunung Bayangkaki Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of 401200012_Andika Nur Prasetya_Ekonomi Syariah.pdf]
Preview
Text
401200012_Andika Nur Prasetya_Ekonomi Syariah.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kabupaten Ponorogo memiliki berbagai macam potensi wisata halal yang
dapat dikembangkan, salah satunya adalah Puncak Gunung Bayangkaki. Puncak
Gunung Bayangkaki di Ponorogo ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan
sebagai wisata halal. Namun, tantangan utama dalam pengembangan ini adalah
kesenjangan antara potensi alam dan kesiapan infrastruktur yang memenuhi
standar halal. Saat ini, fasilitas pendukung seperti tempat ibadah dan ketersediaan
makanan halal masih terbatas. Selain itu, persepsi masyarakat lokal mengenai
konsep wisata halal belum merata. Hal ini memerlukan peran strategi Kelompok
Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk menjembatani kesenjangan tersebut dan
memastikan bahwa pengembangan wisata halal berjalan secara efektif.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran kelompok sadar wisata
(pokdarwis) dalam mengembangkan potensi wisata halal di Gunung Bayangkaki.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research), dengan
pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer
dan data sekunder. Metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Kemudian analisis data dilakukan dengan cara reduksi data
berdasarkan hasil wawancara, penyajian data dan menarik kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang pertama Pokdarwis berperan aktif
melalui peran fasilitatif, edukatif, representasional, dan teknis dalam
pengembangan wisata halal. Namun, hasil yang diperoleh belum maksimal karena
keterbatasan infrastruktur yang memenuhi standar halal, minimnya pemahaman
masyarakat tentang konsep wisata halal, dan kurangnya ketersediaan fasilitas
pendukung seperti tempat ibadah masih bergantian dan makanan halal belum
mempunyai sertifikat halal. Yang kedua faktor pendukung dalam pengembangan
ini seperti fasilitas ibadah (mushola) serta didalamnya ada perlengakapan sholat,
Al-Qur’an, toilet umum dan tempat wudhu, lahan parkir yang luas, warung
makan, dan pemandu wisata syariah, serta adanya makam kuno serta memiliki
potensi keindahan alam yaitu pemandangan matahari terbenam dan matahari
terbit, serta spot foto instagram. Sedangkan faktor penghambat wisata halal seperti
rendahnya pemahaman SDM di sektor wisata halal, keterbatasan anggaran
pemerintah, minimnya kolaborasi antar pihak terkait, serta kurangnya
pemanfaatan media sosial untuk promosi destinasi wisata. Yang ketiga dampak
positif dari peran Pokdarwis meliputi peningkatan popularitas Gunung
Bayangkaki, pertumbuhan ekonomi lokal, dan terlaksananya program wisata.
Dampak negatif yang muncul meliputi perubahan sosial budaya, permasalahan
kebersihan, dan keterbatasan SDM. Strategi yang dapat diterapkan untuk
mengoptimalkan pengembangan wisata halal di Gunung Bayangkaki mencakup peningkatan pemasaran, kerja sama dengan pihak terkait, pelatihan SDM, dan
peningkatan infrastruktur pendukung.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Fibrianis Puspita Anhar
Subjects: 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Ekonomi Syariah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 16 Jun 2025 10:39
Last Modified: 16 Jun 2025 10:39
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33576

Actions (login required)

View Item View Item