Nisaa', Bilqist Khoirun (2025) Analisis Pembelajaran Al-Qur'an Dalam Meningkatkan Religiusitas Lansia di Masjid Baitussalam Ngrupit Jenangan Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
SKRIPSI 201210086 BILQIST KHOIRUN NISAA'_PAI.pdf Download (10MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK
Nisaa’, Bilqist Khoirun. 2025. Analisis Pembelajaran Al-Qur’an dalam Meningkatkan Religiusitas Lansia di Masjid Baitussalam Ngrupit Jenangan Ponorogo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Mughniatul Ilma, M.H.
Kata kunci : Pembelajaran Al-Qur’an, Religiusitas, Lansia
Lansia adalah kelompok usia lanjut yang meskipun mengalami penurunan fisik, masih memiliki semangat tinggi dalam meningkatkan ibadah. Namun, banyak di antara mereka yang belum mampu membaca Al-Qur’an, bahkan belum mengenal huruf hijaiyah. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri, karena di usia senja, keinginan untuk mendalami agama justru semakin kuat. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang sesuai agar lansia dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan meningkatkan kualitas religiusitas mereka.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) pelaksanaan pembelajaran Al-Qur'an untuk meningkatkan religiusitas lansia di Masjid Baitussalam Ngrupit Jenangan Ponorogo, (2) faktor pendukung dan penghambat dalam pembelajaran Al-Qur'an untuk meningkatkan religiusitas lansia di Masjid Baitussalam Ngrupit Jenangan Ponorogo, (3) implikasi pembelajaran Al-Qur'an dalam meningkatkan religiusitas lansia di Masjid Baitussalam Ngrupit Jenangan Ponorogo.
Adapun penelitian ini dirancang menggunakan metode kualitatif dengan metode field research dan berjenis studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari wawancara, observasi serta dari buku, jurnal, dan dokumentasi yang berhubungan dengan penelitian ini. Partisipan penelitian berasal dari pengurus dan peserta pembelajaran Al-Qur’an lansia di Masjid Baitussalam Ngrupit. Data hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan model analisa Miles, Huberman dan Saldana meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil paparan data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa (1) pelaksanaan pembelajaran Al-Qur'an bagi lansia di Masjid Baitussalam, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat setelah salat Isya dengan menggunakan Metode Iqra’ dan model sorogan, di mana peserta membaca secara bergiliran di hadapan pengajar. Pembelajaran disesuaikan dengan kondisi fisik dan kemampuan lansia dari lingkungan sekitar masjid. (2) Faktor internal yang mendukung pembelajaran Al-Qur'an ini yaitu keinginan dan semangat belajar lansia, faktor eksternalnya yaitu program terstruktur, dukungan sosial dan keluarga, fasilitas memadai, pengajaran sesuai kebutuhan lansia. Sedangkan faktor internal penghambatnya yaitu keterbatasan fisik, kurang motivasi, keterbatasan waktu dan energi, tidak tahu manfaat belajar Al-Qur'an, faktor eksternalnya yaitu kondisi sosial, ekonomi dan kurang pengajar. (3) Implikasi pembelajaran ini yaitu pertama para lansia menjadi mampu membaca Al-Qur’an, rajin membaca Al-Qur’an, memperbaiki kualitas bacaan dalam beribadah, terbentuk kesadaran untuk mengikuti kegiatan keagamaan di masjid, dan meningkatkan rasa percaya diri serta semangat spiritual para lansia.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Mughniatul Ilma |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 17 Jun 2025 07:54 |
| Last Modified: | 17 Jun 2025 07:54 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33687 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
