Kematangan Emosi Remaja Yang mengalami Broken Home Di Desa Duri Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

Puspita Sari, Dina (2025) Kematangan Emosi Remaja Yang mengalami Broken Home Di Desa Duri Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of 303210022_Dina Puspita Sari_Bimbingan Penyuluhan Islam.pdf]
Preview
Text
303210022_Dina Puspita Sari_Bimbingan Penyuluhan Islam.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Keluarga adalah ikatan atau satu kesatuan yang terikat oleh hubungan darah antara satu dengan yang lainnya dan terdiri dari suami, istri dan anak. Broken home merupakan situasi dan kondisi keluarga yang tidak lagi terdapat keharmonisan sebagaimana banyak diharapakan orang. Kematangan emosi merupakan indikator penting dalam perkembangan kepribadian remaja. Mendeskripsikan kematangan emosi remaja dari keluarga broken home. Menganalisis perilaku remaja dari keluarga broken home dalam kehidupan sosial dan akademik. Mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi tingkat kematangan emosi dan perilaku remaja akibat broken home.

Penelitian ini juga bertujuan mendeskripsikan cara mengelola emosi remaja saat menghadapi konflik atau permasalahan keluarga, menganalisis perilaku remaja dari keluarga broken home, dan mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi tingkat kematangan emosi dan perilaku remaja akibat broken home. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Data yang terkumpulkan selanjutnya direduksi, disajikan dan kemudian penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kematangan emosi remaja setelah broken home tidak bisa disamaratakan. Ada yang berhasil tumbuh menjadi pribadi yang lebih dewasa dan kuat, namun ada pula yang justru terpuruk dan mengalami kesulitan mengelola emosinya. Yang membedakan adalah remaja tersebut mendapatkan dukungan, bagaimana mereka memaknai peristiwa dalam hidupnya, dan bagaimana proses pemulihan emosional dijalani. Peran keluarga, teman, dan lingkungan sangat penting untuk membantu remaja bangkit dan menemukan kekuatan dari luka yang mereka alami. Dengan pemahaman yang tepat, pengalaman broken home tidak harus menjadi penghalang, melainkan bisa menjadi batu loncatan untuk menjadi pribadi yang lebih matang dan bijaksana secara emosional.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Umar Faruq Thohir
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 18 Jun 2025 02:06
Last Modified: 19 Jun 2025 01:44
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33814

Actions (login required)

View Item View Item