Fenomena Penundaan Menikah Perspektif Tindakan Sosial Max Weber Dan Fiqih Munakahat (Studi Kasus Di Desa Dayu Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri)

Sari, Rahma Fitria (2025) Fenomena Penundaan Menikah Perspektif Tindakan Sosial Max Weber Dan Fiqih Munakahat (Studi Kasus Di Desa Dayu Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri). Undergraduate (S1) thesis, IAIN PONOROGO.

[thumbnail of RAHMA FITRIA SARI - 101210166 - ETHESES.pdf]
Preview
Text
RAHMA FITRIA SARI - 101210166 - ETHESES.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Sari, Rahma Fitria. 2025. Fenomena Penndaan Menikah Perspektif Tindakan Sosial Max Weber Dan Fiqih Munakahat ( Studi Ksus Di Desa Dayu Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri). Skripsi. Jurusan Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Ponorogo. Pembimbing: Niswatul Hidayati. M. H. I.
Kata Kunci/Keywords: Penundaan Pernikahan, Tindakan Sosial, Fiqih Munakahat.
Fenomena tertundanya pernikahan semakin nyata di tengah masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan seperti Desa Dayu, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri. Dahulu, pernikahan dianggap sebagai fase kehidupan yang harus segera dilalui setelah mencapai usia dewasa. Namun kini, terjadi pergeseran cara pandang generasi muda terhadap pernikahan yang tidak lagi dianggap sebagai keharusan, melainkan pilihan. Banyak individu yang memilih untuk bekerja dalam waktu lama dengan berbagai pertimbangan pribadi maupun sosial, seperti keinginan meraih stabilitas ekonomi, mengejar pendidikan atau karier, hingga ketakutan terhadap kegagalan rumah tangga. Pergeseran ini menciptakan tantangan baru terhadap norma sosial dan ajaran agama yang telah mapan, serta memunculkan persoalan hukum dan sosial yang perlu dikaji secara lebih mendalam.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Apa alasan pelaku penundaan pernikahan perspektif tindakan sosial Max Weber di desa Dayu Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri? 2) Bagaimana pandangan masyarakat terhadap pelaku yang menunda menikah perspektif fiqih munakahat di Desa Dayu Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri?
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif sosial. Teori utama yang digunakan adalah teori tindakan sosial Max Weber, serta kajian fiqih munakahat untuk menganalisis pandangan normatif terkait hukum pernikahan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan utama tertundanya pernikahan adalah kenyamanan hidup melajang, fokus pada karir, dan sikap terlalu produktif dalam memilih pasangan. Dari perspektif tindakan sosial, pilihan tersebut merupakan bentuk tindakan rasionalitas nilai dan tujuan. Dari sisi fiqih munakahat, tertundanya ini berada dalam wilayah hukum mubah hingga makruh, tergantung pada kondisi individu. Masyarakat masih memaknai masa produktivitas perempuan dalam batas usia tertentu yang dianggap ideal untuk menikah dan memiliki keturunan. Meskipun informan perempuan tidak menyebutkan hal ini sebagai alasan utama, pandangan masyarakat mencerminkan kekhawatiran terhadap risiko keterlambatan pernikahan dari aspek biologi, sosial, dan agama. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan mengadakan pernikahan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor pribadi, tetapi juga berinteraksi dengan ekspektasi sosial terhadap peran dan waktu ideal bagi perempuan untuk menikah.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Niswatul Hidayati
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 18 Jun 2025 02:20
Last Modified: 18 Jun 2025 02:20
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33846

Actions (login required)

View Item View Item