Praktik Cerai Gugat di Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun dalam Perspektif Maqāṣid Al-Sharī‘ah

Putri, Rahma Zafira (2025) Praktik Cerai Gugat di Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun dalam Perspektif Maqāṣid Al-Sharī‘ah. Undergraduate (S1) thesis, IAIN PONOROGO.

[thumbnail of RAHMA ZAFIRA PUTRI E-THESIS.pdf]
Preview
Text
RAHMA ZAFIRA PUTRI E-THESIS.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Putri, Rahma Zafira 2025. Praktik Cerai Gugat di Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun dalam Perspektif Maqasid Syariah. Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri Ponorogo (IAIN) Ponorogo. Pembimbing : Prof. Dr. Hj. Khusniati Rofiah, M.S.I
Kata Kunci/Keywords : Cerai Gugat,Hukum Islam,Maqasid Syariah,Praktik Perceraian
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena cerai gugat di beberapa desa di Kecamatan Mejayan, yaitu di Desa Ngampel, Bangunsari, dan Sidodadi, yang perlu diteliti lebih lanjut. Fenomena ini menunjukkan adanya dinamika sosial dan persoalan rumah tangga yang kompleks, sehingga penting untuk dikaji secara mendalam melalui pendekatan Maqasid Syariah. Berdasarkan data dan wawancara yang dilakukan, sebagian besar alasan cerai gugat berkaitan dengan tidak terpenuhinya hak-hak istri secara lahir maupun batin, seperti tidak adanya nafkah, kekerasan dalam rumah tangga, serta hilangnya komunikasi dan keharmonisan. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara praktik pernikahan di lapangan dengan Maqasid Syariah. Dalam pandangan Maqasid, pernikahan seharusnya menjadi sarana untuk menjaga lima tujuan utama syariat, yaitu agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Namun dalam kenyataannya, praktik cerai gugat yang marak ini justru mengindikasikan kegagalan dalam mewujudkan kemaslahatan tersebut.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : (1) bagaimana tinjauan Maqasid Syariah terhadap alasan penyebab cerai gugat di Kecamatan Mejayan? dan (2) bagaimana tinjauan Maqasid Syariah terhadap dampak cerai gugat terhadap anak di Kecamatan Mejayan?
Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan empiris atau penelitian yang didasarkan pada pengamatan,pengalaman langsung,atau data yang diperoleh dari lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan metode induktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab cerai gugat meliputi persoalan ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga, perselingkuhan, dan ketidakharmonisan. Anak-anak yang menjadi korban perceraian cenderung mengalami ketidakstabilan emosi seperti marah, tantrum, dan kecenderungan menyendiri. Dalam kerangka maqāṣid syarī‘ah, perceraian yang terjadi akibat kondisi rumah tangga yang tidak sehat dapat dibenarkan apabila bertujuan untuk menjaga jiwa dan kestabilan perkembangan anak (ḥifẓ al-nafs dan ḥifẓ al-nasl). Dengan demikian, cerai gugat dapat menjadi solusi yang sah secara syariat jika dimaksudkan untuk menghindari kemudaratan yang lebih besar bagi anak. Dalam konteks ini, perceraian bukan semata-mata kegagalan, melainkan bentuk ikhtiar terakhir dalam rangka mewujudkan kemaslahatan dan perlindungan terhadap pihak-pihak yang rentan, terutama anak.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Khusniati Rofiah
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 18 Jun 2025 02:21
Last Modified: 18 Jun 2025 02:21
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33851

Actions (login required)

View Item View Item