MODEL PEMBAGIAN WARIS DALAM KELUARGA KARIR (Studi Fenomenologi atas Persepsi Masyarakat Kabupaten Madiun)

Fathoni, Muhammad Zakki (2025) MODEL PEMBAGIAN WARIS DALAM KELUARGA KARIR (Studi Fenomenologi atas Persepsi Masyarakat Kabupaten Madiun). Masters thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of 503230013_MUHAMMAD ZAKKI FATHONI_HUKUM KELUARGA ISLAM to submit (1).pdf]
Preview
Text
503230013_MUHAMMAD ZAKKI FATHONI_HUKUM KELUARGA ISLAM to submit (1).pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Pembagian waris dalam masyarakat Kabupaten Madiun menunjukkan keragaman praktik yang dipengaruhi oleh nilai agama, budaya lokal, dan relasi sosial dalam keluarga. Meskipun hukum Islam (faraid) telah mengatur ketentuan pembagian waris secara jelas, dalam realitas sosial, banyak keluarga memilih untuk menyesuaikan pembagian tersebut dengan mempertimbangkan keharmonisan, musyawarah, dan keadilan yang dipahami secara kontekstual. Di tengah pergeseran nilai dan struktur keluarga modern, masyarakat membentuk makna keadilan mereka sendiri dalam pembagian harta waris. Meskipun demikian, pembagian waris yang bersifat senStf dalam lingkungan keluarga, penyelesaian pembagian waris pada masyarakat Madiun terlihat sedikit mencapai klimaks persengketaan yang sampai pada penyelesaian di pengadilan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif masyarakat dalam menjalankan praktik pembagian waris. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan beberapa keluarga di Kabupaten Madiun, serta observasi terhadap dinamika musyawarah keluarga dan proses pengambilan keputusan. Analisis dilakukan dengan menafsirkan makna yang dibentuk melalui pengalaman, perasaan, dan pandangan individu dan keluarga dalam konteks sosial dan budaya masing-masing.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga model utama pembagian waris yang dipraktikkan: model faraid (syariat Islam), model musyawarah (adat/kesepakatan keluarga), dan model wasiat pewaris. Setiap model memiliki kelebihan dan tantangan, tergantung pada konteks keluarga. Masyarakat Madiun secara umum lebih mengedepankan keadilan sosial dan keharmonisan hubungan kekeluargaan daripada kepatuhan mutlak terhadap aturan normatif. bahwa praktik waris di Madiun merupakan hasil negosiasi antara nilai normatif agama dan realitas sosial yang hidup dalam keseharian masyarakat.

Item Type: Thesis (Masters)
Thesis Supervisor: Rohmah Maulidia
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Program Pascasarjana > Program Studi Magister al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 18 Jun 2025 04:30
Last Modified: 18 Jun 2025 04:30
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33892

Actions (login required)

View Item View Item