analisis konsep keadilan pembagian harta warisan masyarakat minangkabau perantauan di kabupaten ponorogo

Muhammad, Zaqy Yamani Dwi (2025) analisis konsep keadilan pembagian harta warisan masyarakat minangkabau perantauan di kabupaten ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of 101190073 - MUHAMMAD ZAQY YAMANI DWI SANTOSA - SKRIPSI.pdf]
Preview
Text
101190073 - MUHAMMAD ZAQY YAMANI DWI SANTOSA - SKRIPSI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK
Santosa, Muhammad Zaqy Yamani Dwi, 2025. Analisis Konsep Keadilan Pembagian Harta Warisan Masyarakat Minangkabau Perantauan di Kabupaten Ponorogo. Skripsi, Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Niswatul Hidayati, M.H.I.
Kata Kunci: Keadilan, Warisan, Minangkabau Perantauan, Pusaka Tinggi, John Rawls.
Kematian membawa implikasi hukum, salah satunya terkait pembagian harta warisan. Dalam tradisi Minangkabau, dikenal dua jenis harta: pusaka tinggi yang diwariskan secara kolektif melalui garis matrilineal, serta pusaka rendah yang dibagikan secara individual menurut hukum Islam. Kompleksitas muncul ketika masyarakat Minangkabau hidup di perantauan, seperti di Kabupaten Ponorogo, sebab praktik pewarisan mengalami penyesuaian akibat perbedaan konteks sosial, budaya, dan agama dari kampung asal. Penelitian ini mengkaji bagaimana konsep keadilan dalam pembagian warisan, khususnya harta pusaka tinggi dimaknai dan dipraktikkan oleh masyarakat Minangkabau perantauan, serta menganalisisnya melalui perspektif teori keadilan John Rawls untuk memahami apakah sistem pewarisan tersebut telah memenuhi prinsip keadilan substantif dan bagaimana nilai keadilan lokal dikonstruksi dalam praktik musyawarah keluarga
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: bagaimanakah konsep keadilan dipahami dan diterapkan oleh masyarakat Minangkabau Perantauan di Kabupaten Ponorogo dalam pembagian warisan harta pusaka tinggi? Bagaimanakah analisis konsep keadilan dalam pembagian warisan harta pusaka tinggi pada masyarakat Minangkabau Perantauan di Kabupaten Ponorogo ditinjau dari perspektif teori keadilan John Rawls?
Skripsi ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan yuridis-sosiologis. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan studi pustaka terhadap dokumen hukum, adat, serta teori keadilan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis yuridis-sosiologis.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik pembagian warisan harta pusaka tinggi dalam masyarakat Minangkabau perantauan di Kabupaten Ponorogo mengalami penyesuaian dari sistem pewarisan adat matrilineal ke arah yang lebih kontekstual dan fleksibel. Harta pusaka tinggi tidak lagi diwariskan secara aktif karena keterbatasan akses terhadap tanah asal, sementara harta pusaka rendah diwariskan dengan menggabungkan nilai adat, prinsip musyawarah, dan ketentuan hukum Islam. Konsep keadilan dalam pembagian warisan dimaknai secara substantif sebagai hasil kesepakatan dengan memperhatikan kondisi sosial-ekonomi keluarga serta prinsip keadilan sebagaimana dianut dalam teori justice as fairness oleh John Rawls.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Niswatul Hidayati
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 19 Jun 2025 01:50
Last Modified: 19 Jun 2025 01:50
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33997

Actions (login required)

View Item View Item