STRATEGI KETAHANAN KELUARGA DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PERNIKAHAN JARAK JAUH DI DESA TANJUNGREJO, KECAMATAN BADEGAN, KABUPATEN PONOROGO.

Mubarokah, Wasik (2025) STRATEGI KETAHANAN KELUARGA DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PERNIKAHAN JARAK JAUH DI DESA TANJUNGREJO, KECAMATAN BADEGAN, KABUPATEN PONOROGO. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of Etheses Wasik pdf.pdf]
Preview
Text
Etheses Wasik pdf.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Mubarokah Wasik. 2025. Strategi Ketahanan Keluarga Dalam Menghadapi
Tantangan Pernikahan Jarak Jauh Di Desa Tanjungrejo, Kecamatan
Badegan, Kabupaten Ponorogo. Skripsi. Jurusan Bimbingan Penyuluhan
Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Institut Agama Islam Negri
Ponorogo. Walida Asitasari, M.Psi.
Kata kunci : Pernikahan Jarak Jauh, Ketahanan Kelurga, Strategi Ketahanan
Keluarga
Di Indonesia, pernikahan jarak jauh (Long Distance Marriage) semakin
umum terjadi, hal ini akibat tingginya angka migrasi tenaga kerja ke luar daerah
atau luar negeri demi alasan ekonomi. Kondisi ini menciptakan tantangan serius
dalam kehidupan rumah tangga, seperti berkurangnya komunikasi emosional,
ketidakhadiran fisik, dan beban ganda peran, terutama bagi istri yang ditinggal.
Ketahanan keluarga menjadi faktor penting dalam mempertahankan keharmonisan
rumah tangga di tengah keterpisahan tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi ketahanan keluarga dalam
menghadapi tantangan pernikahan jarak jauh di Desa Tanjungrejo, Kecamatan
Badegan, Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam
terhadap dua subjek utama, yaitu dua istri: NW (35 tahun), istri dari PH yang
bekerja sebagai arsitek di Jakarta, dan NS (32 tahun), istri dari R yang bekerja
sebagai Kasir di Malaysia. Serta data sekunder dari ibu kandung dan keponakan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pernikahan jarak jauh dijalani dengan
mengandalkan komunikasi yang rutin dan terbuka, komitmen yang kuat, serta
pembagian peran yang adaptif. Meskipun menghadapi tantangan seperti
keterbatasan fisik, rasa sepi, beban peran ganda, dan hambatan komunikasi,
pasangan mampu menjaga keharmonisan dengan dukungan keluarga, pengelolaan
keuangan, serta kemandirian istri. Dengan penyesuaian yang tepat, pernikahan tetap
dapat berjalan stabil dan fungsional.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Walida Asitasari
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 20 Jun 2025 08:29
Last Modified: 20 Jun 2025 08:29
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/34111

Actions (login required)

View Item View Item