Internalisasi Empat Kata Kunci Moderasi Beragama dalam Upaya Membentuk Sikap Moderat pada Siswa di MTsN 1 Ponorogo.

Reviani, Risky (2025) Internalisasi Empat Kata Kunci Moderasi Beragama dalam Upaya Membentuk Sikap Moderat pada Siswa di MTsN 1 Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of E-THESES RISKY REVIANI.pdf]
Preview
Text
E-THESES RISKY REVIANI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Berawal dari pentingnya menanamkan nilai-nilai moderasi beragama pada siswa agar tidak bersikap eksklusif dan mampu menghargai keberagaman, dan dengan berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti, ditemukan bahwa peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami konsep moderasi beragama secara menyeluruh, sehingga penerapannya dalam kehidupan sehari-hari pun masih kurang optimal. Salah satu permasalahan yang terlihat adalah rendahnya kesadaran siswa dalam membangun kebersamaan. Sikap ini berlawanan dengan nilai-nilai moderasi beragama yang mengajarkan sikap inklusif, saling menghormati, dan menerima perbedaan.
Penelitian ini bertujuan untuk, pertama mendiskripsikan transformasi empat kata kunci moderasi beragama dalam upaya membentuk sikap moderat pada siswa di MTsN 1 Ponorogo. Kedua, untuk mendiskripsikan transaksi empat kata kunci moderasi beragama dalam upaya membentuk sikap moderat pada siswa di MTsN 1 Ponorogo. Ketiga untuk mendiskripsikan transinternalisasi empat kata kunci moderasi beragama dalam upaya membentuk sikap moderat pada siswa di MTsN 1 Ponorogo.
Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu berupa kualitatif. Jenis penelitiannya yaitu berupa studi kasus. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis datanya menggunakan teori dari Miles, Huberman dan Saldana yang terdiri dari empat bagian yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa proses internalisasi empat kata kunci moderasi beragama di MTsN 1 Ponorogo berlangsung melalui tiga tahapan utama yaitu transformasi, transaksi, dan transinternalisasi. Pada tahap transformasi, disampaikan melalui komunikasi verbal, seperti komitmen kebangsaan disampaikan melalui kegiatan rutin upacara hari senin, toleransi ditanamkan melalui sikap saling menghormati, anti kekerasan dikenalkan sejak awal masuk melalui kegiatan MATSAMA, serta akomodatif terhadap budaya lokal diperkenalkan melalui kegiatan ekstrakurikuler kebudayaan. Pada tahap transaksi, nilai-nilai tersebut dikuatkan melalui interaksi dua arah antara guru dan siswa, seperti komitmen kebangsaan dalam pelaksanaan upacara, toleransi dalam kegiatan sosial, anti kekerasan dengan penerapan hukuman yang edukatif, dan akomodatif terhadap budaya lokal dengan pelibatan siswa dalam pelestarian budaya. Tahap transinternalisasi ditandai dengan tertanamnya nilai tersebut dalam diri siswa melalui pengalaman langsung dan keteladanan, seperti pada komitmen kebangsaan tumbuhnya sikap nasionalisme, toleransi dengan kemampuan menghargai perbedaan, anti kekerasan dengan penyelesaian konflik secara damai, serta penghargaan terhadap tradisi keagamaan dan budaya lokal.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Arif Wibowo
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 23 Jun 2025 01:27
Last Modified: 23 Jun 2025 01:27
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/34167

Actions (login required)

View Item View Item