Konsep Kesadaran Diri Perspektif Al-Qur'an (Analisis Teori Self-Awareness Goleman)

Rahayu, Pangesti Dwi (2025) Konsep Kesadaran Diri Perspektif Al-Qur'an (Analisis Teori Self-Awareness Goleman). Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of Skripsi_Pangesti Dwi Rahayu.pdf]
Preview
Text
Skripsi_Pangesti Dwi Rahayu.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh munculnya krisis emosi dalam keseharian manusia. Sehingga penting untuk menumbuhkan pemahaman tentang kesadaran diri, sementara teori self-awareness adalah kemampuan untuk mengenali dan memahami emosi, menilai diri secara jujur dan kepercayaan diri. Oleh karena itu, penelitian ini merumuskan masalahnya, dan bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan bagaimana Al-Qur’an memuat petunjuk tentang kesadaran diri, (2) Untuk menganalisis nilai-nilai spiritual Al-Qur’an yang mencerminkan kesadaran diri dengan teori Self Awareness Goleman.
Jenis penelitian ini adalah library research atau studi pustaka dengan menggunakan sumber data berupa kitab tafsir, buku, jurnal dan karya ilmiah lainnya baik tertulis maupun digital (Online). Metode penelitian menggunakan pendekatan model tematik (tafsir maudhu’i) untuk mengumpulkan dan mengkaji data yaitu ayat-ayat Al-Qur’an dan penafsiran lalu dianalisa nilai-nilai spiritual Al-Qur’an dengan teori self awareness Goleman. Hasil analisis menunjukkan bahwa Al-Qur’an memuat petunjuk akan nilai-nilai kesadaran diri dalam praktik nilai-nilai spiritual Al-Qur’an yaitu zikir, syukur, taqwa, taubat, istiqomah dan tawakal kepada Allah.
Analisis teori self awareness Goleman pada nilai-nilai spiritual Al-Qur’an mencerminkan aktualisasi kesadaran diri, yaitu (1) Dzikir: memahami emosi murni, mengevaluasi keadaan diri dengan jujur, serta membangun ketenangan dalam menghadapi tantangan, (2) Syukur: membantu lebih peka terhadap emosi positif, menilai diri secara jujur dan membangun kepercayaan diri tanpa arogan, (3) Takwa: meningkatkan kesadaran batin, evaluasi diri dan kepercayaan diri yang kokoh, (4) Taubat: sebagai proses kesadaran diri dengan memahami rasa penyesalan karena dosa, evaluasi diri, dan membangun kembali kepercayaan diri, (5) Istiqomah: berkaitan dengan kesadaran diri yang stabil, evaluasi diri yang berkala dan kepercayaan diri berlandaskan keyakinan teguh di jalan Allah, serta (6) Tawakal: membentuk pengelolaan emosi yang baik, membantu memahami kondisi batin, menilai diri dengan jujur dan membangun kepercayaan diri yang tangguh atas dasar keyakinan akan kekuasaan Allah. Lalu, manfaat kesadaran diri yaitu peningkatan iman, ketenangan jiwa, pembentukan akhlak mulia, pengenalan diri, serta membangun pribadi yang kuat, tangguh, dan pantang menyerah. Penulis pada penelitian ini, menemukan kesadaran yang harus dipenuhi oleh manusia tetapi tidak ada pada teori self-awareness Goleman yaitu kesadaran spiritual yang mengacu pada ketaatan dan hubungan diri kepada Allah.
Kata Kunci: Al-Qur’an, Ayat, Kesadaran Diri, Self-Awareness, Goleman.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Muhammad Nurdin
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Ilmu Al Qur’an dan Tafsir
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 23 Jun 2025 01:32
Last Modified: 23 Jun 2025 01:32
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/34181

Actions (login required)

View Item View Item