Rahma, Regiana Yaumil Rahma (2025) Makna Dakwah Kultural dalam Tradisi Tedhak Siten Desa Mlilir, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Undergraduate (S1) thesis, UIN Ponorogo.
Preview |
Text
302210113_Regiana Yaumil Rahma_KPI.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Tedhak Siten adalah tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Jawa sebagai bentuk rasa syukur saat seorang anak mulai menginjakkan kaki ke tanah untuk pertama kalinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana proses tradisi, makna dakwah dalam prosesi, dan makna dakwah dalam simbol artefak pada tradisi Tedhak Siten di desa Mlilir. Meskipun Desa Mlilir terletak di pinggiran kota, tetapi tetap mempertahankan sebagian tradisi lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Sebagian warga desa masih melaksanakan upacara adat, seperti kenduri dan bersih desa, sebagai bentuk pelestarian nilai-nilai budaya leluhur.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pelaku tradisi, dan peneliti juga mengobservasi langsung terhadap pelaksanaan ritual serta mendokumentasikan ritual acara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Tedhak Siten mengandung unsur dakwah dalam proses, makna, dan simbol budaya. Prosesi ritual seperti, tasyakuran, dan pengaharapan doa-doa orang tua kepada anak mereka yang mengandung pesan moral dan spiritual yang mencerminkan ajaran Islam tentang ketakwaan, kesyukuran, dan pembentukan karakter.
Temuan penelitian ini ialah tradisi Tedhak Siten ialah prosesi turun tanah yang dilakukan oleh bayi umur 7 bulan untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di tanah, tradisi ini memiliki makna pengharapan kepada Allah Swt. agar anak akan menjadi pribadi yang baik, pembentukan karakter yang nantinya saat dia dewasa akan menjadi apa, dan rasa syukur karena sudah diberikan tanggungjawab yang besar oleh Allah Swt. Dengan demikian, makna dari tradisi Tedhak Siten dan simbol simbol tradisi tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai media dakwah yang memperkuat nilai-nilai Islam dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan agar tradisi ini tetap dilestarikan dengan menyesuaikan nilai-nilai Islam agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Muhammad Irfan Riyadi |
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 23 Jun 2025 03:54 |
| Last Modified: | 23 Jun 2025 03:54 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/34217 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
