Ma'sum, Habib Mujahidin (2025) Analisis Sikap Berbudi Luhur Melalui Filosofi Memayu Hayuning Bawono Prespektif Kontruksi Sosial Peter Ludwig Berger (Studi Kasus di PSHT Komisariat IAIN Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
SKRIPSI_HABIB MUJAHIDIN MA'SUM_201210158.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Latar belakang permasalahan pada PSHT Komisariat IAIN Ponorogo yaitu terdapat kekurangan tentang pemahaman sikap dan perilaku berbudi luhur. Anggota PSHT cenderung mempunyai sikap yang belum sepenuhya mengamalkan nilai-nilai luhur yang terdapat dalam ajaran pencak silat Setia Hati Terate. Penyebab dari permasalahan tersebut adalah karena anggota cenderung merasa mempunyai keunggulan karena anggota belajar bela diri dimana bela diri melibatkan dari latihan fisik dan mental sehingga menumbuhkan rasa paling unggul di antara yang lain. Dalam sebuah ajaran pencak silat pastinya terdapat ajaran yang di adopsi dari nilai-nilai luhur yang sudah menjadi pedoman sejak zaman dulu mengingat pencak silat merupakan wariasan bangsa yang perlu dilestarikan. Maka, dalam mengatasi kurangnya kesadaran anggota tentang pentingnya sikap berbudi luhur PSHT Komisariat IAIN Ponorogo dalam latihan yang di lakukan terdapat pembiasaan yang berisi implementasi sikap berbudi luhur melalui filosofi memayu hayuning bawono.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis pemahaman dan implementasi dari anggota PSHT Komisariat IAIN Ponorogo mengenai nilai-nilai berbudi luhur dalam konsep memayu hayuning bawono. (2) implikasi implementasi nilai-nilai berbudi luhur dalam konsep Memayu Hayuning Bawono terhadap karakter anggota PSHT Komisariat IAIN Ponorogo.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dimana penelitian dilakukan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Penelitian ini menggunakan teori konstruksi sosial Peter Ludwig Berger untuk memahami bagaimana sikap berbudi luhur dibentuk melalui interaksi sosial.
Berdasarkan analisis data yang ditemukan bahwa (1) implementasi sikap berbudi luhur melalui filosofi memayu hayuning bawono di PSHT Komsariat IAIN Ponorogo terjadi pada saat pelaksanaan latihan yang dilakukan sesuai dengan jenjang atau tingkatan yang ada di dalam sistem latihan Persaudaraan Setia Hati Terate. Melalui pelaksanaan latihan dapat membentuk sikap berbudi luhur melalui pemahaman filosofi memayu hayuning bawono. Pembentukan sikap berbudi luhur terjadi melaui interaksi sosial sejalan dengan teori kontrksi sosial Peter L Berger. (2) Implikasi dari implementasi sikap berbudi luhur melalui pemahaman filosofi memayu hayuning bawono menumbuhkan sikap yang lebih baik pada anggota yaitu budaya tergur sapa antar anggota, persaudaraan, bertutur kata yang baik, toleransi, dan tanggung jawab.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Abu Muslim |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 02 Jul 2025 01:29 |
| Last Modified: | 02 Jul 2025 01:29 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/34795 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
