Shofa, Rezika Rahmalia (2025) Strategi Pondok Pesantren dalam Mengatasi Keterbatasan Sarana dan Prasarana Pembelajaran di Pondok Pesantren Sulamul Huda Mlarak Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
Skripsi_Rezika Rahmalia Shofa_201210370_PAI.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak mulia. Namun, masih banyak pondok pesantren di Indonesia yang menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran, seperti ruang kelas yang tidak memadai, kurangnya alat bantu belajar, hingga keterbatasan teknologi. Pondok Pesantren Sulamul Huda Mlarak Ponorogo merupakan salah satu contoh yang menghadapi tantangan tersebut. Meskipun demikian, pondok ini tetap berkomitmen untuk menyelenggarakan proses pendidikan yang efektif, sehingga perlu dikaji strategi-strategi yang diterapkan dalam mengatasi keterbatasan tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang diterapkan oleh Pondok Pesantren Sulamul Huda dalam mengatasi keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran, khususnya dalam tiga aspek utama, yaitu perencanaan, pendanaan, dan pelatihan sumber daya manusia. Fokus utama dari penelitian ini adalah bagaimana pihak pondok melakukan perencanaan yang matang, mengelola pendanaan dengan bijak, serta memberdayakan tenaga pendidik agar tetap mampu menjalankan pembelajaran yang efektif di tengah keterbatasan fasilitas.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, guru, dan pengelola sarana prasarana pondok. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan pondok meliputi perencanaan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, pengadaan sarana secara bertahap berdasarkan skala prioritas, serta evaluasi rutin terhadap efektivitas fasilitas. Dari aspek pendanaan, pondok memanfaatkan dana BOS, dukungan komite, dan menjalin kerja sama dengan pihak eksternal. Sementara pada aspek SDM, meskipun belum ada pelatihan khusus, guru berinisiatif meningkatkan kompetensi melalui pelatihan umum, belajar mandiri, dan saling berbagi pengalaman.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Kharisul Wathoni |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 02 Jul 2025 01:39 |
| Last Modified: | 02 Jul 2025 01:39 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/34807 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
