Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Ditinjau dari Keaktifan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Matematika Kelas V di SDN Nampan Sukorejo Ponorogo

Latifah, Umi (2025) Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Ditinjau dari Keaktifan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Matematika Kelas V di SDN Nampan Sukorejo Ponorogo. IAIN Ponorogo.

[thumbnail of SKRIPSI UMI LATIFAH ETHESIS PART 2 .pdf]
Preview
Text
SKRIPSI UMI LATIFAH ETHESIS PART 2 .pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pada pembelajaran matematika kemampuan pemecahan masalah merupakan aspek dasar yang harus dimiliki oleh siswa. Siswa sering kali dihadapkan dengan permasalahan-permasalahan keaktifan dan pastisipasi siswa khususnya yang berkaitan dengan matematika, Kemampuan pemecahan masalah dapat digunakan sebagai metode pembelajaran untuk mendukung dan melatih keterampilan pemecahan masalah dalam proses pembelajaran. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah yaitu keaktifan belajar siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran matematika siswa kelas V di SDN Nampan Sukorejo Ponorogo, (2) mendeskripsikan kendala yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas VI di SDN Nampan Sukorejo Ponorogo dan (3) mendeskripsikan upaya peningkatan pemecahan pemecahan masalah ditinjau dari keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas VI di SDN Nampan Sukorejo Ponorogo.
Penelitian ini menggunakan model penelitian deskripstif kualitatif dengan melakukan beberapa langkah dari model analisis Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Proses pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian berasal dari siswa kelas V SDN Nampan yang berdasarkan teknik purposive sampling yaitu empat siswa.
Berdasarkan hasil analisis data bahwa kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari keaktifan belajar siswa terbagi menjadi dua kategori tinggi dan rendah. Siswa dengan keakifan tinggi mampu memenuhi empat indikator pemecahan masalah dengan baik dan runtut. Siswa dengan kategori sedang mampu memenuhi 3 indikator. Faktor yang mempengaruhi pemecahan masalah ada 2 faktor yaitu internal dan eksternal faktor internal: kefokusan, minat, motivasi, kecemasan, kemampuan bertanya, faktor fisik dan emosional. Faktor eksternal meliputi: karakteristik soal, pemahaman awal, materi pelajaran, kondisi lingkungan, pertemanan, dan kondisi kelas. Upaya untuk meningkatan kemampuan pemecaha masalah: mengaitkan masalah yang menarik seperti membuat soal latihan melibatkan kehidupan sekitar, membuat kelompok kecil agar satu sama lain pemahaman melalui diskusi, menyediakan akses alat berupa visualisasi bangun datar maupun buku mengajukan pertanyaan-pertanyaan umpan balik kepada siswa.

Item Type: Article
Thesis Supervisor: M. Fathurahman
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 02 Jul 2025 07:53
Last Modified: 03 Jul 2025 02:38
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/34833

Actions (login required)

View Item View Item