Nordiansyah, Mohammad Fauzi (2025) Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mencegah Paham Radikalisme Melalui Nilai-Nilai Ahlussunnah Wal Jama’ah Di SMK Roudlotul Huda Magetan. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
201200338_MOHAMMAD FAUZI NORDIANSYAH_PENDIDIKAN AGAMA ISLAM.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Di zaman ini, umat Islam menghadapi tantangan besar akibat maraknya radikalisme yang mengatasnamakan agama. Perlu usaha serius untuk mencegah meluasnya radikalisme, khususnya pada dunia pendidikan. Salah satu upaya pencegahan radikalisme adalah aktualisasi nilai-nilai Ahl al-Sunnah wa al-Jama’ah (Aswaja) seperti toleransi, saling menghargai, dan pengakuan terhadap perbedaan. Aswaja menolak ekstremisme, kekerasan, pemaksaan, dan sikap mengucilkan diri dari umat Islam mayoritas. SMK Roudlotul Huda Magetan merupakan salah satu sekolah yang menerapkan Aswaja untuk menangkal radikalisme dalam mendidik siswanya. Oleh karena itu, penerapan nilai Aswaja dalam pendidikan sangat relevan untuk dikaji.
Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk menganalisis wujud dari nilai-nilai Aswaja dalam mencegah faham radikalisme pada siswa di SMK Roudlotul Huda Magetan. 2) Untuk menganalisis internalisasi nilai-nilai Aswaja dalam mencegahan faham radikalisme pada siswa di SMK Roudlotul Huda Magetan. 3) Untuk menganalisis peran guru PAI dalam mencegahan faham radikalisme pada siswa melalui nilai-nilai Aswaja di SMK Roudlotul Huda Magetan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik analisis data menggunakan Teknik Matthew B. Miles, A. Michael Hubberman dan saldana, yakni dengan tahap kondensasi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan 1) SMK Roudlotul Huda Magetan mengimplementasikan nilai-nilai Aswaja berupa tasamuh diwujudkan dalam perilaku saling menghargai pendapat,dan perbedaan antar sesama umat beragama, tawasuth diwujudkan dengan mengambil jalan tengah ketika berbeda pendapat dalam diskusi kelompok, tawazun diwujudkan dalam kedisiplinan dan penghargaan terhadap hak individu dalam pembelajaran, I’tidal diwujudkan dalam membiasakan sikap adil dalam mengambil keputusan, pembagian tugas kelompok, serta penyampaian apresiasi pada siswa. 2) Proses internalisasi nilai-nilai Aswaja di SMK Roudlotul Huda Magetan dilakukan dengan cara transformasi, transaksi, dan transinternalisasi nilai sehingga siswa yang memiliki kesadaran spiritual, toleran, dan menolak radikalisme. 3) Guru PAI di SMK Roudlotul Huda Magetan berperan strategis sebagai pendidik, pengajar dan pembimbing dalam agen perubahan sosial dalam menanamkan nilai-nilai Aswaja untuk mencetak generasi yang toleran dan menolak radikalisme.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Wahid Hariyanto |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 03 Jul 2025 04:20 |
| Last Modified: | 03 Jul 2025 04:20 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/34867 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
