Felailiana, Esti (2025) Peran Kepala Madrasah sebagai Inovator dalam Meningkatkan Innovative Work Behavior Guru Pendamping Khusus di MIT Al-Madinah Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
This is the latest version of this item.
Preview |
Text
SKRIPSI ESTI FELAILIANA E-THESIS.pdf Download (3MB) | Preview |
Abstract
Heterogenitas dan keberagaman di sekolah inklusi menjadikan peran guru sangat krusial, terutama dalam mengakomodasi kebutuhan peserta didik melalui metode dan sumber belajar yang tepat. Untuk itu, sekolah inklusi memerlukan tenaga pendidik yang memiliki keahlian khusus, salah satunya melalui kehadiran Guru Pendamping Khusus (GPK). Namun, tantangan utamanya adalah kurangnya kesiapan guru dalam memilih metode dan sumber belajar yang sesuai dengan heterogenitas kelas. Oleh karena itu, penting bagi guru untuk mengembangkan perilaku kerja inovatif atau Innovative Work Behavior (IWB). Dari berbagai faktor yang memengaruhi IWB, kepemimpinan menjadi salah satu aspek terpenting. Kepemimpinan kepala madrasah yang efektif, didukung oleh kecerdasan emosional guru, memainkan peran penting dalam mendorong inovasi di lingkungan pendidikan.
Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan dan menganalisis, (1) Strategi kepala madrasah dalam menjalin komunikasi yang harmonis, (2) Keterampilan kepala madrasah dalam menciptakan gagasan baru, dan (3) Kemampuan kepala madrasah dalam mengembangkan model pembelajaran yang inovatif, guna meningkatkan innovative work behavior guru pendamping khusus di MIT Al Madinah Ponorogo. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang datanya diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun subjek dalam penelitian ini meliputi kepala madrasah dan GPK. Teknik analisis data dalam penelitian dilakukan dengan tiga tahapan yaitu, kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data pada penelitian ini menggunakan peningkatan ketekunan, triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Strategi kepala madrasah dalam menjalin komunikasi yang harmonis dapat dicapai melalui pendekatan personal dan kepemimpinan humanis, menciptakan hubungan kerja yang setara dan suportif melalui penyediaan ruang pertemuan rutin yang partisipatif, responsif serta kolaboratif. (2) Keterampilan kepala madrasah dalam menciptakan gagasan baru dapat dicapai melalui penerapan pendekatan bottom-up model, memfasilitasi akses terhadap berbagai sumber belajar, serta memberikan dukungan nyata terhadap pengembangan kompetensi GPK. (3) Kemampuan kepala madrasah dalam mengembangkan model pembelajaran yang inovatif dapat dicapai dengan melakukan peninjauan dan evaluasi terhadap modul pembelajaran, memperkuat struktur kolaboratif dengan mendelegasikan peran, serta menyederhanakan kurikulum ajar berdasarkan kebutuhan individual siswa.
Kata Kunci : Kepala Madrasah sebagai Inovator, Innovative Work Behavior, dan Guru Pendamping Khusus
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Muhammad Thoyib |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 21 Aug 2025 04:19 |
| Last Modified: | 21 Aug 2025 04:19 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/35188 |
Available Versions of this Item
-
Peran Kepala Madrasah sebagai Inovator dalam Meningkatkan Innovative Work Behavior Guru Pendamping Khusus di MIT Al-Madinah Ponorogo. (deposited 28 Jul 2025 05:38)
- Peran Kepala Madrasah sebagai Inovator dalam Meningkatkan Innovative Work Behavior Guru Pendamping Khusus di MIT Al-Madinah Ponorogo. (deposited 21 Aug 2025 04:19) [Currently Displayed]
Actions (login required)
![]() |
View Item |
