PENERAPAN ASESMEN DIAGNOSTIK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN FIKIH KELAS VIII DI MTS YPI PANJENG PONOROGO

Albab, Muhammad Ulil (2025) PENERAPAN ASESMEN DIAGNOSTIK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN FIKIH KELAS VIII DI MTS YPI PANJENG PONOROGO. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of 201180383_Muhammad Ulil Albab_PAI.pdf]
Preview
Text
201180383_Muhammad Ulil Albab_PAI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Albab, Muhammad Ulil. 2025. Penerapan Asesmen Diagnostik Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Mata Pelajaran Fikih Kelas VIII Di MTs YPI Panjeng Ponorogo)

Kata Kunci: Asesmen Diagnostik, Pemahaman Siswa, Mata Pelajaran Fiqih
Dalam konteks pendidikan formal di Indonesia, asesmen memiliki peran yang sangat vital dalam menilai dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Salah satu jenis asesmen yang digunakan adalah asesmen diagnostik, yang bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan siswa dalam menguasai materi pelajaran sebelum proses pembelajaran lebih lanjut dilakukan. Meskipun asesmen diagnostik memiliki banyak manfaat, masih banyak guru-guru pada berbagai institusi pendidikan yang belum menerapkannya. MTs YPI Panjeng Ponorogo merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penerapan asesmen diagnostik.
Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan tahapan pelaksanaan asesmen diagnostik pada mata pelajaran Fikih kelas VIII di MTs YPI Panjeng Ponorogo, 2) mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan asesmen diagnostik pada mata pelajaran Fikih kelas VIII di MTs YPI Panjeng Ponorogo, 3) Mendeskripsikan hasil asesmen diagnostik terhadap pemahaman siswa pada mata pelajaran Fikih kelas VIII di MTs YPI Panjeng Ponorogo.
Untuk menjawab permasalahan tersebut peneliti menggunakan metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya adalah dengan reduksi data, Penyajian data, Penarikan kesimpulan dan verifikasi data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan asesmen diagnostik terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan tindak lanjut. Faktor pendukung keberhasilan asesmen diagnostik meliputi keterlibatan kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik yang memahami pentingnya asesmen diagnostik serta komitmen pelaksanaan secara rutin. Namun, terdapat beberapa hambatan seperti keterbatasan waktu untuk menyusun dan melaksanakan asesmen secara terstruktur, serta kesulitan memastikan kejujuran siswa dalam menjawab asesmen. Hasil asesmen diagnostik memberikan gambaran komprehensif tentang pemahaman siswa. Hasil asesmen kognitif digunakan oleh guru sebagai dasar untuk penyesuaian materi pembelajaran, pengelompokan siswa, pemberian umpan balik, dan perencanaan pembelajaran selanjutnya. Selain itu, hasil asesmen nonkognitif memberikan wawasan tentang karakteristik siswa, seperti gaya belajar, minat, aktivitas di rumah, dan motivasi.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Yusmicha Ulya, M.Pd.I.
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 20 Nov 2025 01:43
Last Modified: 20 Nov 2025 01:43
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/35595

Actions (login required)

View Item View Item