Analisis Kemampuan Baca Al-Qur’an Santri Melalui Metode Tashil Di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Al-Hasan Ponorogo Perspektif Teori Kognitif Sosial Albert Bandura.

Dzaky Musyaffa', Riza (2025) Analisis Kemampuan Baca Al-Qur’an Santri Melalui Metode Tashil Di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Al-Hasan Ponorogo Perspektif Teori Kognitif Sosial Albert Bandura. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari.

[thumbnail of jurnal asoy.pdf]
Preview
Text
jurnal asoy.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Pondok Pesantren Taḥfidẓul Al-Qur’an Al-Hasan di Patihan Wetan, Babadan, Ponorogo, adalah satu-satunya pesantren yang mengajarkan Al-Qur’an dengan metode Tashil. Metode yang diperkenalkan pada tahun 2022 dan saat ini diwajibkan untuk semua santri putra. Tashil memudahkan pembacaan dan pemahaman Al-Qur’an, melalui teknik tajwid dan praktik yang disesuaikan dengan kemampuan individu.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi (1) Bagaimana para santri bisa memahami pembelajaran dengan metode Tashil untuk memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur’an, (2) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam proses pembelajaran Tashil. (3) Bagaimana implikasi metode Tashil terhadap peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an perspektif teori kognitif sosial Albert Bandura.
Penelitian ini dirancang menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Taḥfidẓul Al-Qur’an Al-Hasan di Patihan Wetan, Babadan, Ponorogo. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan studi kasus. Informan dari penelitian ini adalah, ustadz, dan santri. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, dengan wawancara dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh bahwa (1) Metode Tashil ini dirancang secara sistematis dan bertahap, dimulai dari pengenalan huruf hijaiyah, makharijul huruf, hingga penguasaan kaidah-kaidah tajwid. (2) Faktor pendukung utama meliputi semangat dan motivasi tinggi dari para santri, serta bimbingan efektif dari pengajar dan lingkungan pesantren yang mendukung. Adapun faktor penghambatnya yaitu perbedaan kemampuan dasar antar santri, keterbatasan waktu karena padatnya jadwal kegiatan diluar pesantren, hambatan psikologis seperti rasa malu dan minder. (3) Implikasi dari penerapan metode Tashil perpsektif teori kognitif sosial Albert Bandura dilihat dari aspek modeling, self efficacy, dan reinforcement santri mengalami peningkatan dalam ketepatan makhraj dan pemahaman tajwid.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Abu Muslim
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 04 Dec 2025 01:52
Last Modified: 04 Dec 2025 01:52
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/35878

Actions (login required)

View Item View Item