Besari, Dwi Ahmad (2025) Tradisi Mujahadah Pembacaan Ayat Al-Qur’an Sebagai Media Tazkiyat Al-Nafs (Studi Living Qur’an di Yayasan Baiturrohmah, Paju, Ponorogo). Undergraduate (S1) thesis, UIN Ponorogo.
Preview |
Text
NEW E-THESES - DWI AHMAD BESARI.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini mengkaji tradisi mujahadah pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an
di Yayasan Baiturrohmah, Paju, Ponorogo sebagai bentuk implementasi konsep
Tazkiyat al-Nafs (penyucian jiwa). Tradisi ini merupakan aktivitas kolektif yang
memadukan pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an, dzikir, dan doa sebagai sarana
pembinaan spiritual. Praktik ini dipandang sebagai wujud nyata interaksi
masyarakat dengan Al-Qur’an yang tidak hanya dipahami sebagai teks, tetapi juga
dihidupkan dalam aktivitas religius sehari-hari. Dalam konteks fenomena sosial
Ponorogo yang menghadapi berbagai persoalan mental dan spiritual masyarakat,
mujahadah hadir sebagai alternatif penyembuhan batin dan media penguatan
keimanan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan
Living Qur’an. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengasuh,
pengurus, dan jamaah, observasi partisipatif selama kegiatan mujahadah
berlangsung, serta dokumentasi kegiatan. Analisis dilakukan melalui triangulasi
data untuk menjamin validitas hasil penelitian. Pendekatan Living Qur’an
digunakan untuk memahami bagaimana ayat-ayat Al-Qur’an dipraktikkan secara
fungsional dalam kehidupan jamaah, sehingga mujahadah tidak sekadar ritual
spiritual, tetapi juga bagian dari sistem sosial dan budaya religius masyarakat.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga temuan utama terkait
praktik mujahadah di Yayasan Baiturrohmah. Pertama, secara religius, mujahadah
menjadi media efektif dalam meningkatkan kualitas iman, memperdalam
spiritualitas, serta membimbing jama’ah untuk bertaubat dan memperbarui niat
hidup. Kedua, secara psikologis, kegiatan ini berfungsi sebagai terapi spiritual yang
mampu menenangkan hati, mengurangi stres, serta membangun ketahanan mental
jama’ah dalam menghadapi tekanan hidup, baik ekonomi maupun konflik keluarga.
Ketiga, secara sosial, tradisi mujahadah memberikan dampak positif berupa
terwujudnya kebersamaan dan solidaritas antar jama’ah, yang memperkuat ikatan
komunitas serta menghadirkan suasana religius yang menyehatkan secara fisik,
batin, dan emosional. Dengan demikian, tradisi mujahadah pembacaan ayat Al
Qur’an di Yayasan Baiturrohmah berfungsi efektif sebagai media Tazkiyat al-Nafs
yang mengintegrasikan dimensi spiritual, emosional, dan sosial dalam satu kesatuan
praksis keagamaan.
Kata Kunci: Mujahadah, Tazyiyatun Nafs, Pembacaan Al-Qur’an, Yayasan
Baiturrohmah
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Ilmu Al Qur’an dan Tafsir |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 09 Dec 2025 08:27 |
| Last Modified: | 09 Dec 2025 08:27 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/36239 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
