Ardianingsih, Syhandi Hanifah (2025) LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING, PENGESAHAN, KEASLIAN TULISAN DAN PERNYATAAN PUBLIKASI HARUS SUDAH DITANDA TANGANI DAN BERMATERAI --- ANALISIS PERILAKU EMOSIONAL ANAK BROKEN HOME DI DESA WAYANG KECAMATAN PULUNG KABUPATEN PONOROGO PERSPEKTIF TEORI PSIKOSOSIAL ERIKSON. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Kyai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
SKRIPSI HANIFAH 3 DES 2025_095055[1].pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran keluarga sebagai lingkungan utama yang mempengaruhi perkembangan psikologis anak, khususnya dalam pembentukan kesejahteraan emosional dan sosial. Namun, anak-anak dari keluarga broken home mengalami berbagai permasalahan psikologis seperti depresi, kecemasan, hingga kesulitan dalam regulasi emosi. Berdasarkan data Pengadilan Agama Ponorogo, terdapat tingginya kasus perceraian yang berdampak pada ketidakstabilan keluarga, terutama di kalangan pasangan muda dengan kesiapan mental dan finansial yang belum memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku emosional anak broken home dan faktor penghambat penyelesaian krisis psikososial menurut teori Erikson, sekaligus merumuskan strategi intervensi yang sesuai untuk mengatasi dampaknya terhadap perkembangan identitas anak.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus fenomenologis, melibatkan lima remaja dari keluarga broken home di Desa Wayang, Kecamatan Pulung, Ponorogo. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan para narasumber dan data sekunder dari guru serta wali kelas untuk memperkuat validitas data. Analisis data dilakukan secara sistematis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan teori psikososial Erikson, serta menggunakan teknik triangulasi untuk memastikan keabsahan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak broken home mengalami pola perilaku emosional yang beragam seperti regresi emosional, agresi tersembunyi, kebingungan peran, dan adaptasi resiliensi tergantung pada kondisi dukungan sosial yang mereka terima. Faktor utama penghambat penyelesaian krisis psikososial meliputi ketidakstabilan lingkungan pengasuhan, keterbatasan dukungan sosial dan emosional, serta beban tanggung jawab berlebihan atau parentifikasi. Penelitian ini merumuskan strategi intervensi multilevel berbasis teori Erikson yang meliputi penguatan dukungan sosial, pencegahan parentifikasi, pengembangan keterampilan regulasi emosi, serta pendekatan terpadu dari sekolah, keluarga, dan komunitas untuk mendukung perkembangan optimal anak-anak broken home
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 11 Dec 2025 01:44 |
| Last Modified: | 11 Dec 2025 01:44 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/36298 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
