Rodia, Ahmad (2025) ..(SCAN WARNA PADA LEMBAR KEASLIAN TULISAN, TAMBAHKAN MATERAI PADA LEMBAR PERSETUJUAN PULIKASI ETHESIS, UPLOAD ULANG)..Etika Berkehidupan di Dunia Menurut Quraish Shihab dan Imam al-Qurṭubī. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

Preview |
Text
Upload Etheses_Ahmad Rodia.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini membahas konsep etika berkehidupan di dunia yang terkandung dalam Surah Al-Qaṣaṣ ayat 77 berdasarkan penafsiran Imam al-Qūrṭūbi dan Quraish Shihab. Ayat ini mengandung prinsip moral yang menekankan keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat, ajakan untuk berbuat baik (iḥsān), serta larangan melakukan kerusakan (fasād). Dalam konteks modern, nilai-nilai ini menjadi relevan di tengah krisis moral dan spiritual akibat gaya hidup materialistik, hedonistik, serta perilaku destruktif terhadap lingkungan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber primer penelitian ini adalah Tafsir al-Qūrṭūbi karya Imam al-Qūrṭūbi dan Tafsir al-Misbāh karya Quraish Shihab. Analisis dilakukan dengan metode tafsir muqaranah (komparatif), yaitu membandingkan penafsiran kedua mufassir terhadap ayat yang sama untuk menemukan titik persamaan, perbedaan, serta relevansinya dengan kehidupan masa kini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keduanya sepakat bahwa dunia merupakan sarana untuk mencapai kebahagiaan akhirat, bukan tujuan akhir kehidupan. Imam al-Qūrṭūbi menekankan ketaatan dan tanggung jawab moral sebagai wujud syukur atas nikmat Allah, sedangkan Quraish Shihab menyoroti keseimbangan dan kontekstualisasi nilai etika dalam kehidupan sosial modern. Persamaan keduanya tampak pada ajakan untuk berbuat iḥsān kepada Allah, sesama, dan alam, serta larangan keras terhadap fasād dalam segala bentuknya. Perbedaannya terletak pada pendekatan: al-Qūrṭūbi lebih normatif dan tekstual, sementara Quraish Shihab lebih kontekstual dan aplikatif.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai etika berkehidupan dalam Surah Al-Qaṣaṣ ayat 77 masih sangat relevan diterapkan di era modern sebagai panduan moral dalam menata keseimbangan antara kemajuan dunia dan kesadaran spiritual menuju kebahagiaan hakiki di akhirat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Muchlis Daroini |
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Ilmu Al Qur’an dan Tafsir |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 11 Dec 2025 05:13 |
| Last Modified: | 11 Dec 2025 05:13 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/36306 |
Available Versions of this Item
- ..(SCAN WARNA PADA LEMBAR KEASLIAN TULISAN, TAMBAHKAN MATERAI PADA LEMBAR PERSETUJUAN PULIKASI ETHESIS, UPLOAD ULANG)..Etika Berkehidupan di Dunia Menurut Quraish Shihab dan Imam al-Qurṭubī. (deposited 11 Dec 2025 05:13) [Currently Displayed]
Actions (login required)
![]() |
View Item |
