Inayatillah, Farida Ulfa (2025) Makna Pembacaan Surat Al-Waqi'ah Dalam Hajat Pernikahan Di Desa Nglewan, Sambit, Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negri Kyai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
FARIDA ULFA ETHESES NEW.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini berjudul “Makna Pembacaan Surat Al-Waqi’ah dalam Hajat
Pernikahan di Desa Nglewan, Sambit, Ponorogo (Studi Living Qur’an)”. Latar
belakang penelitian ini berangkat dari adanya tradisi masyarakat Desa Nglewan yang
menjadikan pembacaan surat Al-Waqi’ah sebagai bagian penting dalam rangkaian
hajad pernikahan. Kegiatan ini tidak hanya dianggap sebagai bentuk amalan ibadah
semata, melainkan juga memiliki nilai spiritual dan sosial yang hidup dalam kehidupan
masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana praktik
pembacaan surat Al-Waqi’ah dilaksanakan dalam konteks hajat pernikahan serta
bagaimana makna religius dan sosial yang terkandung di dalamnya.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan kualitatif dan metode fenomenologi Edmund Husserl. Data dikumpulkan
melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap masyarakat,
tokoh agama, serta keluarga yang melaksanakan hajat pernikahan. Data yang diperoleh
kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan bentuk
pelaksanaan dan pemaknaannya berdasarkan pengalaman serta kesadaran keagamaan
masyarakat Desa Nglewan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembacaan surat Al-Waqi’ah dalam hajat
pernikahan dilaksanakan pada malam sebelum akad nikah, dipimpin oleh tokoh agama
atau anggota keluarga, serta diikuti oleh para kerabat dan tetangga. Kegiatan ini
dilakukan secara sederhana namun penuh kekhidmatan sebagai bentuk doa dan harapan
agar pernikahan berjalan lancar, rumah tangga mendapat keberkahan, dan rezeki
senantiasa tercukupi. Makna yang terkandung dalam pembacaan tersebut tidak hanya
bersifat religius, yaitu sebagai ikhtiar spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah
SWT dan memohon kelapangan rezeki, tetapi juga mengandung nilai sosial berupa
kebersamaan, solidaritas, serta penghormatan terhadap nilai-nilai budaya Islam yang
telah diwariskan turun-temurun. Dengan demikian, pembacaan surat Al-Waqi’ah di
Desa Nglewan merupakan manifestasi dari Living Qur’an, yakni bentuk penghayatan
dan praktik nilai-nilai Al-Qur’an yang hidup di tengah masyarakat sebagai pedoman
spiritual dan sosial dalam menjalani kehidupan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Muhammad Irfan Riyadi |
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Ilmu Al Qur’an dan Tafsir |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 12 Dec 2025 01:18 |
| Last Modified: | 12 Dec 2025 01:18 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/36319 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
