Pola Konversi Agama Dan Implikasinya Terhadap Hukum Perkawinan

Widyanti, Octa (2025) Pola Konversi Agama Dan Implikasinya Terhadap Hukum Perkawinan. Undergraduate (S1) thesis, UIN Ponorogo.

[thumbnail of NASKAH SKRIPSI-OCTA WIDYANTI-101190242.pdf]
Preview
Text
NASKAH SKRIPSI-OCTA WIDYANTI-101190242.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Widyanti, Octa, 2025. Pola Konversi Agama Dan Implikasinya Terhadap Hukum Perkawinan Studi Kasus di Kecamatan Sidoharjo Kabupaten Wonogiri. Skripsi. Fakultas Syariah Jurusan Hukum Keluarga Islam UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Dr. H. Saifullah, M.Ag.
Kata Kunci: Konversi, Pernikahan Beda Agama, nafkah, hak asuh
Konversi agama dilakukan untuk melangsungkan pernikahan sebagai syarat administratif agar pernikahan dapat dilangsungkan menurut hukum islam atau dicatatkan secara negara. Konversi agama dalam pernikahan akan mempengaruhi keabsahan akad nikah, nafkah, hak asuh dan kewajiban suami istri. Urgensi dalam penelitian ini terletak pada kenyataan di Lapangan terkait fenomena konversi agama yang belum dibahas secara komprehensif.
Dengan rumusan masalah, (1) bagaimana pola konversi agama yang terjadi pada pasangan suami istri di kecamatan sidoharjo kabupaten wonogiri? (2) bagaimana implikasi keabsahan akad nikah berdasarkan masing-masing pola konversi agama menurut fikih mazhab, KHI, dan UU No. 1 Tahun 1974? (3) bagaimana implikasi pola konversi agama terhadap kewajiban nafkah dalam perspektif Fikih, KHI, dan UU Perkawinan? (4) bagaimana implikasi pola konversi agama terhadap hak asuh anak menurut Fikih Madzab, KHI, dan, UU No. 1 Tahun 1974?
Penelitian skripsi ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) yang hakekatnya merupakan metode untuk menemukan hasil secara khusus dan realistis apa yang terjadi pada masyarakat, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif analisis. Dalam penelitian ini menggunakan teori pernikahan beda agama.
Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan, seseorang melakukan konversi agama dikarenakan akan menikah dengan pasangan yang menganut agama berbeda. Konversi agama yang disebabkan karena pernikahan akan menimbulakan implikasi yang tidak sederhana, seperti (1) keabsahan akad nikah, pernikahan dianggap sah karena memiliki agama yang sama ketika akad nikah berlangsung (2) kewajiban nafkah, kewajiban nafkah muncul ketika ada akad yang sah dan wajib dilaksanakan oleh suami selama pernikahan masih berlangsung (3) hak asuh anak merupakan kewajiban kedua orang tua, hak asuh ditangan ibu ketika anak belum mumayyiz apabila sudah mumayyiz anak berhak memilih akan akan diasuh oleh siapa. Perpindahan agama orang tua tidak menjadi dasar pencabutan hak asuh.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Saifullah
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 02 Jan 2026 07:29
Last Modified: 02 Jan 2026 07:29
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/36415

Actions (login required)

View Item View Item