Elisa, Saputri (2025) ..(TAMBAHKAN MATERAI PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS , UPLOAD ULANG)..Hak Dan Kewajiban Orang Tua Merantau Terhadap Anak Dalam Tinjauan Hukum Islam (Studi Kasus: Desa Kare Kabupaten Madiun). Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
101210066_Elisa Saputri_HKI.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Saputri, Elisa. 2025. Hak Dan Kewajiban Orang Tua Merantau Terhadap Anak Dalam Tinjauan Hukum Islam(Studi Kasus: Desa Kare Kabupaten Madiun). Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syari’ah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Pembimbing Dr.Rizki Amalia Sholihah S.Hum.,M.Pd
Kata Kunci/Keyword : Merantau, Hak Anak, Fikih Munakahat, Pengasuhan.
Penelitian ini mengkaji pemenuhan hak anak ketika orang tua bekerja merantau, ditinjau dari perspektif hukum Islam, dengan lokasi penelitian di Desa Kare, Kabupaten Madiun. Praktik merantau dilakukan sebagai strategi ekonomi keluarga, namun berdampak pada terganggunya keterlibatan orang tua dalam pengasuhan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap keluarga perantau dan pihak terkait.
Secara teoritis, dalam Hukum Islam, tanggung jawab orang tua terhadap anak mencakup pemenuhan kebutuhan lahir dan batin, termasuk nafkah, pendidikan, kasih sayang, dan bimbingan moral. Sedangkan dalam Fikih Munakahat, kewajiban tersebut dijelaskan melalui konsep hadanah (pengasuhan) yang menekankan pentingnya peran orang tua dalam menjaga dan membimbing anak menuju kedewasaan yang berakhlak baik.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana pemenuhan hak dan kewajiban orang tua merantau terhadap anak Desa Kare Kabupaten Madiun Dalam Hukum Islam? (2) bagaimana dampak orang tua merantau terhadap pemenuhan hak dan kewajiban anak dalam Fikih Munakahat di Desa Kare?
Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif.
Berdasarkan hasil penelitian terhadap keluarga perantau di Desa Kare Kabupaten Madiun, dapat disimpulkan bahwa dalam hukum Islam kewajiban orang tua terhadap anak bersifat menyeluruh dan berkelanjutan, meliputi pemenuhan nafkah, pendidikan, pengasuhan, kasih sayang, serta pembinaan akhlak dan karakter. Praktik merantau orang tua berpengaruh terhadap pemenuhan hak anak, terutama pada aspek pengasuhan dan pembinaan non-materiil. Pada keluarga dengan ayah merantau, nafkah dan pendidikan formal anak relatif terpenuhi, namun peran ayah dalam pembinaan karakter kurang optimal. Pada keluarga dengan ibu merantau, pengasuhan dan pendampingan pendidikan anak cenderung tidak konsisten. Sementara itu, pada keluarga yang kedua orang tuanya merantau, pemenuhan hak anak paling banyak berkurang karena pengasuhan dialihkan kepada pihak lain. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa kewajiban orang tua dalam fikih munakahat tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga menuntut kehadiran dan keterlibatan aktif orang tua dalam pengasuhan dan pembinaan akhlak anak secara seimbang.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Rizki Amalia Sholihah |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 01:43 |
| Last Modified: | 05 Jan 2026 01:43 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/36427 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
