Tinjauan 4 Imam Madzhab Terhadap Konsep Kafā’ah Dalam Memilih Pasangan Pada Gen Z Kelompok LDII Di Kabupaten Ponorogo

Na'im, Nur Jannatun (2025) Tinjauan 4 Imam Madzhab Terhadap Konsep Kafā’ah Dalam Memilih Pasangan Pada Gen Z Kelompok LDII Di Kabupaten Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of upload skripsi nurjannatunna'im.pdf]
Preview
Text
upload skripsi nurjannatunna'im.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Na’im, Nur Jannatun 2025. Tinjauan 4 Imam Madzhab Terhadap Konsep
Kafa’ah Dalam Memilih Pasangan Pada Gen Z Kelompok LDII Di
Kabupaten Ponorogo. Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas
Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Dr.
Saifullah, M.Ag.
Kata Kunci/Keywords : Kafaah, 4 Imam Madzhab, Gen Z LDII
Penelitian ini mengkaji konsep kafa’ah (kesepadanan) dalam pernikahan
menurut perspektif empat mazhab fikih Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali, serta
relevansinya terhadap preferensi pemilihan pasangan pada Generasi Z komunitas
LDII di Kabupaten Ponorogo. Fenomena pernikahan di kalangan Generasi Z (Gen
Z) kelompok LDII di Kabupaten Ponorogo menunjukkan kecenderungan bahwa
proses pemilihan pasangan tidak hanya mempertimbangkan faktor personal, tetapi
juga berlandaskan prinsip agama, terutama konsep kafa’ah. Dalam komunitas LDII,
proses pernikahan biasanya melalui mekanisme ta’aruf, bimbingan pernikahan, dan
keterlibatan Tim Pernikahan LDII yang memastikan standar kecocokan dalam
aspek agama dan karakter.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Analisis
Reinterpretasi Gen Z terhadap Konsep Kafā’ah di Zaman Modern? Bagaimana
Korelasi antara Konsep Kafā’ah 4 Imam Mazhab dengan Realitas Gen Z LDII di
Kabupaten Ponorogo?
Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian
lapangan (field research) dengan pendekatan empiris. Sedangkan teknik
pengumpulan data dengan menggunakan wawancara dan observasi di daerah
kecamatan Balong dan Sawo Kabupaten Ponorogo.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa Gen Z LDII memaknai dan
mempraktikkan konsep kafā’ah secara lebih terbuka, selektif, dan kontekstual
sesuai dengan dinamika kehidupan modern. Kafā’ah tidak lagi dipahami sebagai
kesamaan organisasi atau status sosial, melainkan sebagai kesesuaian nilai agama,
akhlak, pola komunikasi, serta visi hidup berumah tangga. Dalam praktiknya, Gen
Z LDII tidak mengadopsi konsep kafā’ah empat mazhab secara utuh, tetapi
melakukan reinterpretasi dengan mengambil unsur-unsur yang dinilai relevan,
terutama penekanan pada agama dan akhlak sebagaimana ditekankan dalam
Mazhab Maliki dan Hanbali. Sementara itu, prinsip kehati-hatian dan tanggung
jawab ekonomi dari Mazhab Hanafi serta peran wali dan pertimbangan sosial dalam
Mazhab Syafi’i tetap diakomodasi dengan penyesuaian. Dengan demikian,
reinterpretasi kafā’ah oleh Gen Z LDII mencerminkan upaya menjaga nilai-nilai
Islam sekaligus merespons kebutuhan dan tantangan kehidupan rumah tangga
generasi muda secara realistis dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Saifullah
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 06 Jan 2026 01:26
Last Modified: 06 Jan 2026 01:26
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/36473

Actions (login required)

View Item View Item