Analisis Maqāṣid Al - Syari’ah terhadap Nikah Siri Pasca Khitbah di Desa Ciluk Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo

Syafi, Mohammad Yasin (2025) Analisis Maqāṣid Al - Syari’ah terhadap Nikah Siri Pasca Khitbah di Desa Ciluk Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN PONOROGO.

[thumbnail of MOHAMMAD YASIN SYAFI-  101200071- HUKUM KELUARGA ISLAM -PERPUS.pdf]
Preview
Text
MOHAMMAD YASIN SYAFI- 101200071- HUKUM KELUARGA ISLAM -PERPUS.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Terdapat fenomena pernikahan yang tidak tercatat secara resmi di lembaga negara atau sering disebut dengan Nikah Siri. Nikah siri adalah pernikahan yang dilakukan menurut hukum agama Islam, namun tidak tercatat di KUA (Kantor Urusan Agama) atau tidak didaftarkan di lembaga negara terkait, sehingga tidak diakui secara sah oleh negara. Beberapa pasangan di Desa Ciluk melakukan pernikahan siri yang berlangsung dengan khitbah. Dalam pelaksanaanya tentu ada faktor serta menimbulkan dampak dan akibat dari tradisi nikah siri pasca khitbah tersebut.
Rumusan masalah penelitian ini adalah (1 Apa saja faktor - faktor pendorong nikah siri pasca khitbah di Desa Ciluk Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo? (2 Bagaimana tinjauan Maqāṣid Al - Syari’ah terhadap praktik nikah siri pasca khitbah bagi masyarakat di Desa Ciluk Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo?
Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan empiris. Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode induktif.
Hasil penelitian adalah dalam praktik nikah siri pasca khitbah di Desa Ciluk Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo menunjukkan bahwa keputusan pasangan untuk menikah siri dipengaruhi oleh dorongan religius, sosial, moral, dan administratif yang berkaitan dengan pemenuhan Maqāṣid Al-Syarī‘ah, khususnya aspek ḥifẓ al-dīn, ḥifẓ al-nafs, ḥifẓ al-‘aql, dan ḥifẓ al-nasl. Praktik tersebut memberikan maslahat jangka pendek berupa ketenangan batin, terhindarnya pasangan dari potensi zina serta berkurangnya tekanan sosial akibat kedekatan pasca khitbah. Namun, hasil temuan juga mengungkap bahwa nikah siri menimbulkan mafsadat yang lebih besar pada aspek ḥifẓ al-māl, ḥifẓ al-nasl, dan ḥifẓ al-nafs, seperti hilangnya perlindungan hukum bagi perempuan, ketidakpastian hak ekonomi dan status nasab anak, serta terhambatnya pembentukan rumah tangga yang stabil. Oleh karena itu, meskipun nikah siri dapat memenuhi sebagian Maqāṣid Al - Syari’ah secara moral dan spiritual, praktik ini tidak mampu memenuhi tujuan syariat secara komprehensif pada tataran legal dan sosial, sehingga pencatatan pernikahan secara resmi menjadi keharusan untuk menjamin terpenuhinya seluruh prinsip Maqāṣid Al - Syari’ah secara utuh. 
Kata Kunci/Key words: Nikah siri, Khitbah, Maqāṣid Al - Syari’ah.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Fuady Abdullah, M.A.
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 14 Jan 2026 02:30
Last Modified: 14 Jan 2026 02:30
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/36517

Actions (login required)

View Item View Item