David Hardiansyah, Muhammad (2026) ..(TAMBAHKAN MATERAI PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS , UPLOAD ULANG)..ANALISIS PERBANDINGAN PUTUSAN HAKIM TERHADAP PERMOHONAN ISTBAT NIKAH DENGAN WALI MUHAKKAM (STUDI PUTUSAN NOMOR 25/PDT.P/2023/PA.LWB DAN PUTUSAN NOMOR 14/PDT.P/2023/PA.TAR). Undergraduate (S1) thesis, UIN kiai ageng muhammad besari ponorogo.
Preview |
Text
MUHAMMAD DAVID HERDIANSYAH_upload.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Herdiansyah, Muhammad David. 2025. Analisis Perbandingan Perbandingan
Putusan Hakim Terhadap Permohonan Istbat Nikah Dengan Wali
Muhakkam (Studi Putusan Nomor 25/PDT.P?2023/PA.LWB dan Putusan
Nomor 14/PDT.P/2023/PA.TAR). Skripsi Jurusan Hukum Keluarga
Islam. Pembimbing Endrik Safudin, S.H.I., M.H.
Kata Kunci: Hukum Progresif, Istbat Nikah, Wali Muhakkam, Putusan.
Perkawinan yang sah menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang
Perkawinan adalah perkawinan yang dicatatkan (pasal 2 ayat 1 dan 2 UUPA). Isbat
nikah merupakan penetapan dari pernikahan yang dilakukan oleh sepasang suami
isteri, yang telah menikah sesuai dengan Hukum Islam dengan memenuhi rukun dan
syarat pernikahan, sehingga secara hukum fiqh pernikahan itu telah sah. Salah satu
permohonan penetapan itsbat nikah yang menarik untuk dikaji adalah pada Putusan
Nomor 25/PDT.P/2023/PA.LWB dan Putusan Nomor 14/Pdt.P/2023/PA.TAR.
Kedua putusan tersebut berisikan perkara yang sama, permohonan itsbat nikah
dengan wali muhakkam. Namun keduanya menghasilkan putusan yang berbeda.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimanakah
pertimbangan Yuridis Hakim terhadap Permohonan Itsbat Nikah Perkara Wali
Muhakkam pada Putusan Nomor 25/PDT.P/2023/PA.LWB dan Putusan Nomor
14/Pdt.P/2023/PA.TAR? (2) Bagaimanakah pertimbangan Hukum Islam yang
digunakan hakim terhadap Permohonan Itsbat Nikah Perkara Wali Muhakkam pada
Putusan Nomor 25/PDT.P/2023/PA.LWB dan Putusan Nomor
14/Pdt.P/2023/PA.TAR?
Dalam kesempatan kali ini, peneliti akan menggunakan jenis penelitian
yuridis normatif atau penelitian hukum kepustakaan dengan meneliti hasil putusan
Pengadilan Agama Lewoleba dan Tarakan. Dilakukan dengan cara mengkaji Putusan
Nomor 25/PDT.P/2023/PA.LWB dan Putusan Nomor 14/Pdt.P/2023/PA.TAR.
Karena jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, maka pendekatan
yang digunakan adalah pendekatan kasus (case approach). Selain itu, peneliti juga
menggunakan pendekatan konseptual dalam proses analisis putusan. Dilakukan
dengan menganalisis kedua kasus yang diajukan pada Putusan Nomor
25/PDT.P/2023/PA.LWB dan Putusan Nomor 14/Pdt.P/2023/PA.TAR dan
menganalisis persepsi pemahaman hakim terhadap bahasa hukum wali muhakam
yang memiliki multi tafsir dan pengimplementasiannya dalam putusan
Hasil penelitian ini yaitu terdapat disparitas putusan hakim dalam menangani
perkara isbat nikah dengan wali muhakkam di dua Pengadilan Agama. Putusan
Nomor 14/Pdt.P/2023/PA.TAR menolak permohonan isbat nikah dengan wali
muhakkam, sedangkan Putusan Nomor 25/PDT.P/2023/PA.LWB mengabulkan
permohonan isbat nikah dengan wali muhakkam. Keduanya memiliki duduk perkara
yang hampir sama, yaitu sama sama tidak mendapat restu dari ayah calon mempelai
perempuan sebagai wali nasab. Sehingga memutuskan untuk menunjuk wali
muhakkam sebagai wali pernikahan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | ENDRIK SAFUDIN,S.H.I., M.H. |
| Location: | UIN kiai ageng muhammad besari ponorogo |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 04:44 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 04:44 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/36593 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
