Analisis Perbandingan Putusan Hakim Terhadap Permohonan Itsbat Nikah Dengan Wali Muhakkam (Studi Putusan Nomor 25/Pdt.P/2023/PA.LWB Dan Putusan Nomor 14/Pdt.P/2023/PA.TAR)

Herdiansyah, Muhammad David (2024) Analisis Perbandingan Putusan Hakim Terhadap Permohonan Itsbat Nikah Dengan Wali Muhakkam (Studi Putusan Nomor 25/Pdt.P/2023/PA.LWB Dan Putusan Nomor 14/Pdt.P/2023/PA.TAR). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of MUHAMMAD DAVID HERDIANSYAH EDIT.pdf]
Preview
Text
MUHAMMAD DAVID HERDIANSYAH EDIT.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Herdiansyah, Muhammad David. 2025. Analisis Perbandingan Perbandingan Putusan Hakim Terhadap Permohonan Istbat Nikah Dengan Wali Muhakkam (Studi Putusan Nomor 25/PDT.P?2023/PA.LWB dan Putusan Nomor 14/PDT.P/2023/PA.TAR). Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam. Pembimbing Endrik Safudin, S.H.I., M.H.
Kata Kunci: Hukum Progresif, Istbat Nikah, Wali Muhakkam, Putusan.
Perkawinan yang sah menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan adalah perkawinan yang dicatatkan (pasal 2 ayat 1 dan 2 UUPA). Isbat nikah merupakan penetapan dari pernikahan yang dilakukan oleh sepasang suami isteri, yang telah menikah sesuai dengan Hukum Islam dengan memenuhi rukun dan syarat pernikahan, sehingga secara hukum fiqh pernikahan itu telah sah. Salah satu permohonan penetapan itsbat nikah yang menarik untuk dikaji adalah pada Putusan Nomor 25/PDT.P/2023/PA.LWB dan Putusan Nomor 14/Pdt.P/2023/PA.TAR. Kedua putusan tersebut berisikan perkara yang sama, permohonan itsbat nikah dengan wali muhakkam. Namun keduanya menghasilkan putusan yang berbeda.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimanakah pertimbangan Yuridis Hakim terhadap Permohonan Itsbat Nikah Perkara Wali Muhakkam pada Putusan Nomor 25/PDT.P/2023/PA.LWB dan Putusan Nomor 14/Pdt.P/2023/PA.TAR? (2) Bagaimanakah pertimbangan Hukum Islam yang digunakan hakim terhadap Permohonan Itsbat Nikah Perkara Wali Muhakkam pada Putusan Nomor 25/PDT.P/2023/PA.LWB dan Putusan Nomor 14/Pdt.P/2023/PA.TAR?
Dalam kesempatan kali ini, peneliti akan menggunakan jenis penelitian yuridis normatif atau penelitian hukum kepustakaan dengan meneliti hasil putusan Pengadilan Agama Lewoleba dan Tarakan. Dilakukan dengan cara mengkaji Putusan Nomor 25/PDT.P/2023/PA.LWB dan Putusan Nomor 14/Pdt.P/2023/PA.TAR. Karena jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, maka pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kasus (case approach). Selain itu, peneliti juga menggunakan pendekatan konseptual dalam proses analisis putusan. Dilakukan dengan menganalisis kedua kasus yang diajukan pada Putusan Nomor 25/PDT.P/2023/PA.LWB dan Putusan Nomor 14/Pdt.P/2023/PA.TAR dan menganalisis persepsi pemahaman hakim terhadap bahasa hukum wali muhakam yang memiliki multi tafsir dan pengimplementasiannya dalam putusan
Hasil penelitian ini yaitu terdapat disparitas putusan hakim dalam menangani perkara isbat nikah dengan wali muhakkam di dua Pengadilan Agama. Putusan Nomor 14/Pdt.P/2023/PA.TAR menolak permohonan isbat nikah dengan wali muhakkam, sedangkan Putusan Nomor 25/PDT.P/2023/PA.LWB mengabulkan permohonan isbat nikah dengan wali muhakkam. Keduanya memiliki duduk perkara yang hampir sama, yaitu sama sama tidak mendapat restu dari ayah calon mempelai perempuan sebagai wali nasab. Sehingga memutuskan untuk menunjuk wali muhakkam sebagai wali pernikahan

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Endrik Safudin
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 28 Jan 2026 06:46
Last Modified: 28 Jan 2026 06:46
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/36599

Actions (login required)

View Item View Item