Efektivitas Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2014 Dalam Menjamin Kewajiban Vaksinasi Hewan Ternak Perspektif Maqosid Syariah Di Desa Pudak Wetan Kec. Pudak Kab. Ponorogo

Widia Saputri, Wiwit Andrik (2025) Efektivitas Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2014 Dalam Menjamin Kewajiban Vaksinasi Hewan Ternak Perspektif Maqosid Syariah Di Desa Pudak Wetan Kec. Pudak Kab. Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, UIN KIAI AGENG MUHAMMAD BESARI PONOROGO.

[thumbnail of materi lengkap ETESIS WIWIT ANDIK WIDIA SAPUTRI _103210067_HTN.pdf]
Preview
Text
materi lengkap ETESIS WIWIT ANDIK WIDIA SAPUTRI _103210067_HTN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Wiwit Andrik Widia Saputri, 2025. “Efektivitas Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2014 Dalam Menjamin Kewajiban Vaksinasi Hewan Ternak Perspektif Maqosid Syariah Di Desa Pudak Wetan Kec. Pudak Kab. Ponorogo” Skripsi. Jurusan Hukum Tata Negara Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing Rooza Meilia Anggraini, M.H.
Kata kunci/keyword: Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2014; Kewajiban Vaksinasi Hewan; Efektivitas Hukum; Maqosid Syariah Desa Pudak Wetan kec. Pudak Kab. Ponorogo.
Desa Pudak Wetan memiliki tingkat kepemilikan ternak yang tinggi sehingga vaksinasi menjadi program penting. Namun, pelaksanaannya terkendala vaksinasi tanpa persetujuan pemilik, pemberian vaksin pada sapi hamil, lemahnya sosialisasi dan pengawasan, serta ketiadaan ganti rugi pascavaksinasi, yang berdampak pada rendahnya efektivitas Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2014.
Berangkat dari latar belakang masalah tersebut, penulis merumusan masalah dalam skripsi ini meliputi: 1) bagaimana pelaksanaan vaksinasi hewan ternak di Desa Pudak Wetan Kecamatan Pudak Kabupaten Ponorogo dalam perspektif teori evektivitas hukum dan maqosid syariah? 2) apa saja faktor penghambat dan faktor pendukung dalam pelaksanaan vaksinasi hewan ternak Di Desa Pudak Wetan Kecamatan Pudak Kabupaten Ponorogo dalam perspektif teori evektivitas hukum dan maqosid syariah?.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi lapangan yang menekankan pada deskripsiyang sekaligus fakta fakta di Desa Pudak Wetan, Kec. Pudak, Kab. Ponorogo. Data diperoleh melalui wawancara (staff UD.Triwiyono, Dokter hewan dan peternak) dan kajian peraturan, kemudian dianalisis menggunakan teori efektivitas hukum dan maqoṣid syariah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan vaksinasi hewan ternak di Desa Pudak Wetan telah berjalan sesuai prosedur formal, namun efektivitasnya masih terbatas akibat persetujuan vaksinasi yang bersifat lisan, kurangnya sosialisasi, dan lemahnya pengawasan lapangan. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2014 dengan praktik di lapangan. Dari perspektif Maqoṣid Syariah, prinsip perlindungan jiwa, harta, dan keberlangsungan ternak belum terpenuhi secara optimal. Hambatan pelaksanaan vaksinasi meliputi rendahnya pemahaman dan kesadaran peternak, lemahnya peran aparat, keterbatasan sarana, serta ketidaksesuaian kebijakan dengan kondisi lokal. Dari perspektif Maqoṣid Syariah, kemaslahatan belum optimal karena minimnya evaluasi risiko, tidak adanya mekanisme ganti rugi, serta kurangnya musyawarah dan sosialisasi yang menurunkan kepercayaan peternak. Pelaksanaan vaksinasi didukung oleh landasan hukum yang jelas melalui Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2014, kerja sama antarinstansi, edukasi berkelanjutan kepada peternak.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Rooza Meilia Anggraini
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Tata Negara
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 01 Apr 2026 01:59
Last Modified: 01 Apr 2026 01:59
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/36771

Actions (login required)

View Item View Item