Ningrum, Ana Rahayu Setia (2025) INTERNALISASI NILAI-NILAI DASA DHARMA PRAMUKA DALAM MEMBENTUK GENERASI RAHMATAN LIL ‘ALAMIN DI SAKA BHAYANGKARA KWARCAB PONOROGO. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
201210050_ANA RAHAYU SETIA NINGRUM_PAI.doc..pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Ningrum, Ana Rahayu Setia. 2025. Internalisasi Nilai-nilai
Dasa Dharma Pramuka dalam Membentuk
Generasi Rahmatan lil ‘Alamin di Saka
Bhayangkara Kwarcab Ponorogo. Skripsi. Jurusan
Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan
Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri
Ponorogo. Pembimbing: Dr. H. M. Miftahul Ulum,
M.Ag.
Kata Kunci: Internalisasi, Dasa Dharma Pramuka, Rahmatan
lil ‘Alamin, Saka Bhayangkara, Pendidikan
Karakter.
Penelitian ini mengangkat permasalahan mengenai
bagaimana proses internalisasi nilai-nilai Dasa Dharma
Pramuka dalam membentuk generasi rahmatan lil 'alamin di
Saka Bhayangkara Kwartir Cabang Ponorogo. Latar
belakangnya adalah pentingnya pembinaan karakter generasi
muda di tengah tantangan zaman, seperti maraknya ujaran
kebencian di ruang digital, serta menurunnya nilai religius,
sosial, dan kebangsaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan
menganalisis proses internalisasi nilai-nilai Dasa Dharma
Pramuka dalam membentuk karakter generasi rahmatan lil
‘alamin di lingkungan Saka Bhayangkara Kwartir Cabang
Ponorogo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam
penelitian ini terdiri dari pembina Saka Bhayangkara, anggota
aktif, serta pihak terkait dari Kwartir Cabang Ponorogo. Teknik
analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian
data, dan penarikan kesimpulan, sebagaimana yang
dikemukakan oleh Miles dan Huberman.
Penelitian ini tidak hanya relevan dalam konteks
kepramukaan, tetapi juga memberikan kontribusi penting bagi
pengembangan model pendidikan karakter yang kontekstual
dan religius di era modern. Internalisasi nilai-nilai Dasa
Dharma di Saka Bhayangkara Kwarcab Ponorogo menjadi
contoh praktik nyata bagaimana organisasi kepanduan mampu
mengintegrasikan nilai-nilai universal seperti tanggung jawab,
kejujuran, kepedulian sosial, dan spiritualitas dalam
membentuk pribadi yang inklusif, toleran, dan berorientasi
pada kemaslahatan umum.
Konteks sosial yang menjadi latar, seperti
meningkatnya intoleransi dan degradasi moral di kalangan
remaja, menjadikan hasil penelitian ini penting sebagai rujukan
bagi lembaga pendidikan dan pembina generasi muda. Dengan
demikian, penelitian ini tidak hanya mendeskripsikan proses
internalisasi, tetapi juga menggarisbawahi urgensi revitalisasi
nilai-nilai luhur dalam pembinaan generasi rahmatan lil
‘alamin melalui pendekatan non-formal yang aplikatif dan
menyentuh ranah afektif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi
nilai-nilai Dasa Dharma dilakukan melalui keteladanan
pembina, kegiatan sosial, program rutin kepramukaan, dan
refleksi spiritual. Nilai-nilai seperti tanggung jawab, suka
menolong, dan toleransi terbukti efektif dalam membentuk
karakter anggota Saka Bhayangkara yang rahmatan lil ‘alamin.
Faktor pendukung meliputi peran aktif pembina dan partisipasi
anggota, sedangkan faktor penghambat adalah rendahnya
minat sebagian generasi muda.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Dr. H. M. Miftahul Ulum, M.Ag. |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 01:43 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 01:43 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/37003 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
