Implikasi Maksim Kesepakatan dan Maksim Kedermawanan dalam Interaksi Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII A di SMP Negeri 1 Siman, Ponorogo

Saydatul Labibah, Septi (2026) Implikasi Maksim Kesepakatan dan Maksim Kedermawanan dalam Interaksi Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII A di SMP Negeri 1 Siman, Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of SEPTI SAYIDATUL LABIBAH_211220034_TBINA_LENGKAP.pdf]
Preview
Text
SEPTI SAYIDATUL LABIBAH_211220034_TBINA_LENGKAP.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK
Labibah, Septi Sayidatul, 2026, Implikasi Maksim Kesepakatan dan Maksim Kedermawanan dalam Interaksi Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII A di SMP Negeri 1 Siman, Ponorogo. Skripsi. Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari. Pembimbing, Dr. Tintin Susilowati, M, Pd.
Kata kunci: Maksim Kesepakatan, Maksim Kedermawanan, Implikasi, Pembelajaran.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan bahasa yang santun dalam interaksi pembelajaran antara guru dan siswa. Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga mencerminkan sikap penutur dalam proses belajar mengajar. Dalam pembelajaran, penerapan prinsip kesopanan menurut Geoffrey Leech, khususnya maksim kesepakatan dan maksim kedermawanan, berperan dalam menciptakan komunikasi yang harmonis dan saling menghargai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implikasi maksim kesepakatan dan maksim kedermawanan dalam interaksi pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VIII A SMP Negeri 1 Siman Ponorogo.
Masalah pada penelitian ini adalah implikasi maksim kesepakatan dalam interaksi pembelajaran bahasa Indonesia antara guru dengan siswa, implikasi maksim kedermawanan dalam interaksi pembelajaran bahasa Indonesia antara guru dengan siswa, dan manfaat dari kedua maksim tersebut dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas VIII A di SMP Negeri 1 Siman, Ponorogo.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Sumber data penelitian ini berupa seluruh percakapan yang terjadi dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia di kelas, presentasi di depan kelas, memberikan pendapat, dan masih banyak lagi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dan wawancara. Kemudian dianalisis menggunakan analisis model dari Miles, Huberman, dan Saldana.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat implikasi dari maksim kesepakatan dan maksim kedermawanan dalam interaksi pembelajaran bahasa Indonesia kelas VIII A di SMP Negeri 1 Siman, Ponorogo berdasrkan dengan teori milik Geofrey Leech. Tuturan yang terjadi antara guru dan siswa yaitu maksim kesepakatan dan maksim kedermawanan. Berdasarkan hasil penelitian terdapat beberapa implikasi maksim kesepakatan dalam interaksi pembelajaran, implikasi maksim kedermawanan dalam interraksi pembelajaran antara guru dan siswa, dan manfaat maksim kesepakatan dan maksim kedermawanan dalam pembelajaran

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Tintin Susilowati
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Tadris Bahasa Indonesia
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 12 May 2026 02:15
Last Modified: 12 May 2026 02:15
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/37641

Actions (login required)

View Item View Item