Adopsi Teknologi Pada Digitalisasi Layanan BPRS Mitra Mentari Sejahtera Ponorogo

Satria, Alamsyah Putra (2026) Adopsi Teknologi Pada Digitalisasi Layanan BPRS Mitra Mentari Sejahtera Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Ponorogo.

[thumbnail of ETHESIS ALAMSYAH PUTRA SATRIA (402220005).pdf]
Preview
Text
ETHESIS ALAMSYAH PUTRA SATRIA (402220005).pdf

Download (16MB) | Preview

Abstract

Transformasi digital menuntut perbankan untuk terus berinovasi. Namun,
pengamatan empiris pada BPRS Mitra Mentari Sejahtera Ponorogo justru
menunjukkan belum tersedianya fasilitas layanan digital eksternal mandiri di ruang
publik, meskipun institusi ini memiliki reputasi operasional yang mapan. Hadir
untuk mengisi kesenjangan literatur mengenai dinamika adopsi teknologi pada bank
berskala menengah, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wujud aktual
adopsi teknologi, mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat di balik layar,
serta mengevaluasi implikasinya terhadap kualitas pelayanan nasabah.
Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan data primer dari hasil
wawancara mendalam serta data sekunder melalui observasi dan dokumentasi.
Analisis data dilakukan secara berjenjang menggunakan Grand Theory Diffusion of
Innovations (DOI) yang dikolaborasikan dengan Teori Digitalisasi untuk
membedah tahapan dan wujud aktual adopsi. Selanjutnya, kerangka Technology,
Organization, and Environment (TOE) digunakan untuk memetakan dinamika
hambatan, serta instrumen Service Quality (SERVQUAL) untuk mengevaluasi
strategi pelayanan.
Hasil penelitian memaparkan tiga temuan utama. Pertama, wujud aktual
adopsi teknologi menunjukkan terjadinya polarisasi digitalisasi; di mana
operasional internal (back-office) nyatanya telah terkomputerisasi secara real-time
sejak 2016, sementara layanan mandiri eksternal (aplikasi "Al Maun") masih
tertahan pada fase pengembangan. Kedua, faktor utama yang menghambat
peluncuran aplikasi tersebut bukanlah keterbatasan teknologi, melainkan ketatnya
regulasi platform digital eksternal dan standar keamanan siber global yang menahan
laju dorongan pimpinan. Ketiga, ketiadaan wujud fisik fasilitas digital (tangibles)
melahirkan sebuah kesenjangan yang secara luar biasa berhasil diselesaikan melalui
kompensasi layanan; di mana optimalisasi pendekatan antarmanusia (human touch)
berupa daya tanggap (responsiveness) dan empati pegawai melalui aksi proaktif
"jemput bola" terbukti efektif menjaga loyalitas nasabah di masa transisi.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Husna Ni'matul Ulya
Subjects: 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Perbankan Syariah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 12 May 2026 07:24
Last Modified: 12 May 2026 07:24
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/37651

Actions (login required)

View Item View Item