Nurviasari, Artika (2026) Peran Guru dalam Penerapan Pembiasaan Halaqah Pagi untuk Membentuk Karakter Siswa di MI Al Barokah Purwantoro Wonogiri. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
SKRIPSI 203220044 ARTIKA NURVIASARI (E theses UIN Ponorogo).pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Artika Nurviasari. 2026. Peran Guru dalam Penerapan Pembiasaan Halaqah Pagi untuk Membentuk Karakter Siswa di MI Al Barokah Purwantoro Wonogiri. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing, Dr. Basuki, M.Ag.
Kata Kunci: Peran Guru, Pembiasaan Halaqah Pagi, Karakter.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan karakter siswa sejak usia sekolah dasar melalui kegiatan pembiasaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Di tengah perkembangan zaman dan pengaruh lingkungan yang semakin kompleks, karakter siswa mengalami berbagai tantangan sehingga perlu ditanamkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. MI Al Barokah Purwantoro Wonogiri merupakan salah satu madrasah yang menerapkan pembiasaan halaqah pagi sebagai upaya membentuk karakter siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (1) Peran guru dalam penerapan pembiasaan halaqah pagi di MI Al Barokah Purwantoro Wonogiri, (2) Pelaksanaan pembiasaan halaqah pagi di MI Al Barokah Purwantoro Wonogiri, (3) Dampak peran guru dalam penerapan pembiasaan halaqah pagi terhadap pembentukan karakter siswa di MI Al Barokah Purwantoro Wonogiri.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui triangulasi wawancara mendalam dengan guru dan siswa, observasi pelaksanaan pembiasaan halaqah pagi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di MI Al Barokah Purwantoro Wonogiri memiliki peran penting dalam penerapan pembiasaan halaqah pagi, yaitu sebagai pendidik, pembimbing, pengajar, model atau teladan, evaluator, dan motivator. Peran tersebut diwujudkan melalui pembinaan kepada siswa selama kegiatan berlangsung. Pelaksanaan pembiasaan halaqah pagi dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu kegiatan pembukaan yang meliputi salam dan doa belajar, kegiatan inti berupa murojaah, ziyadah, tilawah, pembentukan karakter, bimbingan guru dan ceramah motivasi, serta kegiatan penutup. Pembiasaan halaqah pagi memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter siswa. Kedisiplinan siswa terbentuk melalui peran guru sebagai pembimbing, evaluator, dan teladan yang membiasakan siswa hadir tepat waktu, mengikuti kegiatan dengan tertib, serta menaati aturan selama halaqah berlangsung. Sikap tanggung jawab siswa berkembang melalui peran guru sebagai pendidik dan pengajar yang membimbing siswa untuk membawa Al-Qur’an, menyelesaikan hafalan, dan mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh. Selain itu, sikap sopan santun siswa terbentuk melalui peran guru sebagai teladan dan motivator yang memberikan contoh perilaku baik, membiasakan siswa berbicara santun, menghormati guru, serta menjaga adab dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Basuki |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 18 May 2026 07:13 |
| Last Modified: | 18 May 2026 07:13 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/37828 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
