Konsep Bersuci dari Najis dalam Kitab Safīnatun Najāḥ dan Relevansinya dengan Materi Ajar Fikih Kelas VII Madrasah Tsanawiyah

Muwahhidah, Mir Atul (2026) Konsep Bersuci dari Najis dalam Kitab Safīnatun Najāḥ dan Relevansinya dengan Materi Ajar Fikih Kelas VII Madrasah Tsanawiyah. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of 201220187_MIR ATUL MUWAHHIDAH_PAI..pdf]
Preview
Text
201220187_MIR ATUL MUWAHHIDAH_PAI..pdf

Download (878kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Muwahhidah, Mir Atul. 2026. Konsep Bersuci dari Najis dalam Kitab Safīnatun Najāḥ dan Relevansinya dengan Materi Ajar Fikih Kelas VII Madrasah Tsanawiyah. Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Erwin Yudi Prahara, M. Ag.

Kata Kunci: Bersuci dari Najis, Kitab Safīnatun Najāḥ, Materi Ajar Fikih Kelas VII Madrasah Tsanawiyah

Bersuci dari najis merupakan bagian penting dalam ajaran Islam karena menjadi syarat sah berbagai bentuk ibadah, khususnya salat. Dalam pembelajaran Fikih kelas VII Madrasah Tsanawiyah, materi bersuci dari najis diajarkan sebagai dasar pembentukan pemahaman ibadah peserta didik. Namun, materi ajar Fikih di madrasah umumnya disajikan secara praktis dan ringkas sehingga peserta didik belum memperoleh pemahaman fikih yang mendalam sebagaimana dijelaskan dalam kitab-kitab fikih klasik. Salah satu kitab fikih klasik yang banyak digunakan dalam pembelajaran dasar fikih adalah kitab Safīnatun Najāḥ karya Shaikh Sālim bin Sumair al-Ḥaḍramī. Kitab ini memuat pembahasan tentang ṭahārah secara sistematis berdasarkan mazhab Syafi’i. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji konsep bersuci dari najis dalam kitab Safīnatun Najāḥ dan relevansinya dengan materi ajar Fikih kelas VII Madrasah Tsanawiyah.

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan konsep bersuci dari najis dalam kitab Safīnatun Najāḥ; (2) mendeskripsikan konsep bersuci dari najis dalam materi ajar Fikih kelas VII Madrasah Tsanawiyah; dan (3) mengkaji relevansi antara konsep bersuci dari najis dalam kitab Safīnatun Najāḥ dengan materi ajar Fikih kelas VII Madrasah Tsanawiyah.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) menurut Klaus Krippendorff melalui tahapan unitizing, sampling, recording or coding, reducing, abductively inferring, dan narrating.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) konsep bersuci dari najis dalam kitab Safīnatun Najāḥ menjelaskan pengertian najis, macam-macam najis yang meliputi najis mukhaffafah, mutawassiṭah, dan mughallaẓah, serta tata cara penyuciannya berdasarkan fikih mazhab Syafi’i secara sistematis dan mendalam; (2) konsep bersuci dari najis dalam materi ajar Fikih kelas VII Madrasah Tsanawiyah disajikan secara sederhana, praktis, dan disesuaikan dengan tingkat perkembangan peserta didik agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari; dan (3) konsep bersuci dari najis dalam kitab Safīnatun Najāḥ memiliki relevansi yang kuat dengan materi ajar Fikih kelas VII Madrasah Tsanawiyah, terutama pada kesesuaian materi mengenai jenis najis, alat bersuci, dan tata cara penyuciannya. Perbedaannya terletak pada kedalaman pembahasan, di mana kitab Safīnatun Najāḥ lebih rinci dan teoritis, sedangkan materi ajar Fikih MTs lebih praktis dan pedagogis sesuai kebutuhan pembelajaran modern.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Erwin Yudi Prahara
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 19 May 2026 01:20
Last Modified: 19 May 2026 01:20
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/37885

Actions (login required)

View Item View Item