Analisis Siyāsah Shar’iyyah Terhadap Peraturan Hak Atas Tanah Ulayat di Indonesia

Nurdiana, Reza Alliya (2026) Analisis Siyāsah Shar’iyyah Terhadap Peraturan Hak Atas Tanah Ulayat di Indonesia. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of REZA ALLIYA NURDIANA-103220068 -HUKUM TATA NEGARA.pdf]
Preview
Text
REZA ALLIYA NURDIANA-103220068 -HUKUM TATA NEGARA.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Nurdiana, Reza Alliya 2026, Analisis Siyāsah Shar’iyyah Terhadap Peraturan Hak Atas Tanah Ulayat Di Indonesia. Skripsi Jurusan Hukum Tata Negara Fakultas Syar’iah Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Nugroho Noto Diharjo, M. E.
Kata kunci/Keywords: Masyarakat Hukum Adat, Hak atas Tanah Ulayat, Kepastian Hukum, Perlindungan Hukum, Siyāsah Shar’iyyah.
Fokus dalam penelitian ini adalah mengkaji bagaimana Pasal 18B ayat (2) UUD NRI Tahun 1945 memberikan pengakuan terhadap masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya dengan bersyarat dan terbatas. Latar belakang masalah ini adalah bagaimana pandangan siyāsah shar’iyyah terhadap peraturan perlindungan hak atas tanah ulayat yang ada di Indonesia. Hak atas tanah ulayat merupakan salah satu hak tradisional masyarakat hukum adat yang keberadaannya diakui dan dihormati oleh negara sebagaimana diatur dalam Pasal 18B ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Namun, dalam praktiknya perlindungan terhadap hak atas tanah ulayat masih menghadapi berbagai permasalahan, terutama berkaitan dengan kepastian hukum, pengakuan bersyarat, konflik agraria, serta lemahnya perlindungan terhadap masyarakat hukum adat.
Dalam rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana analisis siyasāh shar’iyyah terhadap peraturan hak atas tanah ulayat terkait dengan kepemilikan dan kepastian hukumnya dan bagaimana analisis siyasāh shar’iyyah terhadap peraturan hak atas tanah ulayat terkait dengan perlindungan hak atas tanah ulayat di Indonesia. Selanjutnya penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif. Data yang digunakan adalah sumber data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer seperti UUD NRI Tahun 1945 dan teks hukum Islam, serta bahan hukum sekunder yang meliputi buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka (library research).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hak atas tanah ulayat
berdasarkan Pasal 18B ayat (2) UUD NRI Tahun 1945 telah sesuai namun masih bersifat bersyarat sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum terhadap
masyarakat hukum adat. Dalam penelitian ini juga telah terdapat perlindungan terhadap hak atas tanah ulayat dilakukan melalui perlindungan preventif dan represif, namun dalam pelaksanaannya masih belum optimal. Kemudian ditinjau
dari perspektif siyāsah shar’iyyah, perlindungan hak atas tanah ulayat adalah sebuah bagian dari upaya untuk menjaga harta (hifẓ al-māl) dan mewujudkan keadilan, serta menciptakan kemaslahatan bagi masyarakat. Oleh karena itu, negara memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan hukum yang adil dan menjamin kepastian hukum terhadap hak atas tanah ulayat masyarakat
hukum adat.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Tata Negara
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 25 May 2026 01:48
Last Modified: 25 May 2026 01:48
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/38172

Actions (login required)

View Item View Item