Kirom, Kirom (2026) Peran Guru Laki-laki Sebagai Role Model Gender Dalam Perkembangan Sosial Emosional Anak Di TK Muslimat NU 001 Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
KIROM_ETHESES SKRIPSI (1).pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Kirom, 2026. Peran Guru Laki Laki Sebagai Role Model Gender Dalam Perkembangan Sosial Emosional AnakDi TK Muslimat NU 001 Ponorogo . Skripsi. Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Safiruddin Al Baqi, M.A.
Kata Kunci: Guru Laki-laki, Role Model Gender, Perkembangan Sosial Emosional, Anak Usia Dini
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran guru sebagai figur teladan dalam pembentukan perilaku dan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Kehadiran guru laki-laki di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masih relatif terbatas, padahal keberadaannya berpotensi memberikan kontribusi dalam menghadirkan representasi peran gender yang lebih seimbang bagi anak. Guru laki-laki dapat menjadi role model dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta membangun interaksi sosial yang positif.
Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mendeskripsikan bentuk peran guru laki-laki sebagai role model gender dalam kegiatan pembelajaran anak, 2) Mendeskrisikan bagaimana perekembangan social emosional amak ketika berintraksi dengan guru laki-laki.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari kepala sekolah, guru laki-laki, guru perempuan, serta peserta didik. Adapun teknik analisis data mengikuti konsep yang ditemukan oleh Miles, Huberman dan Sadana yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru laki-laki memiliki peran penting sebagai role model gender dalam perkembangan sosial emosional anak. Peran tersebut tercermin melalui sikap disiplin, ketegasan, tanggung jawab, serta pendekatan yang hangat dalam berinteraksi dengan anak. Kehadiran guru laki-laki juga memberikan pengalaman sosial yang beragam bagi anak, sehingga dapat mendukung perkembangan sikap empati, kerja sama, serta pemahaman anak terhadap peran gender secara lebih seimbang. Dengan demikian, keberadaan guru laki-laki di lingkungan PAUD memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan sosial emosional anak.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Safirudin Al Baqi |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 07:43 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 07:43 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/38541 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
